JawaPos Radar | Iklan Jitu

Fadli Zon: Peserta Reuni Akbar 212 Melebihi Perang Dunia Kedua

03 Desember 2018, 15:01:33 WIB | Editor: Dimas Ryandi
Reuni Akbar 212
Peserta Aksi Reuni Akbar 212 diklaim panitia penyelenggara tembus diangka 8 juta orang. (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Reuni akbar alumni 212 telah rampung digelar. Sejumlah pihak pun menyatakan besaran jumlah peserta yang hadir di Monas. Polisi menyebut hanya 40 Ribuan. Sementara panitia mengaku jutaan, bahkan lebih besar dari aksi bela Islam dua tahun lalu.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai, Reuni Akbar 212 ini merupakan acara yang sangat besar. Bahkan dia mengklaim lebih besar dari perang dunia kedua. Dia pun mengaku terpukau dengan acara tersebut.

Fadli Zon
Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon mengaku Reuni Akbar 212 merupakan pertemua massa terbesar di dunia dalam satu waktu dan tempat yang sama (Jpnn/JawaPos.com)

"Mungkin satu pertemuan terbesar yang pernah ada di negara Indonesia, bahkan kalau dibilang di dunia. Saya pernah ikut di London saja cuma dua juta itu tahun 2003. Bahkan dalam catatan sejarah, perang dunia kedua nggak sampai segitu (seperti reuini 212, Red)," ujar Fadli di komplek DPR RI Senayan, Jakarta, Senin (3/12).

"Pertemuan dengan jumlah jutaan orang disatu tempat dengan waktu yang sama saya kira itu luar biasa, kan kalau ibadah haji udah biasa, tapi ini prestasi bagi masyarakat Indonesia karena menunjukkan kedewasaan dalam menyampaikan pendapat, berserikat dan berkumpul," imbuhnya.

Lebih lanjut, anak buah Prabowo itu menilai bahwa reuni 212 bagian dari cara hidup bermasyarakat. Karena mereka berkumpul atas panggilan hati, bukan mengharapkan imbalan.

"Ini persoalan keadilan dan kebenaran. Dan mereka datang dari berbagai wilayah atas inisiatif sendiri dan ini wujud dari a new social movement," tuturnya.

Fadli juga menilai bahwa reuni 212 berjalan sukses. Tidak ada kericuhan yang terjadi sepanjang acara. Selain itu lingkungan di area acara juga tetap terjaga keasriannya. "Terbukti tidak ada taman dan rumput yang rusak," pungkasnya.

(sat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up