
Ketua DPD PDIP Jatim 2025-2030 terpilih Said Abdullah (tiga dari kiri) bersama pengurus lainnya saat membaca sumpah janji jabatan. (Juliana Christy/Jawa Pos)
JawaPos.com - Said Abdullah kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Timur (Jatim) untuk periode 2025–2030. Dalam kepemimpinannya ke depan, Said menyiapkan sejumlah strategi untuk memperluas basis dukungan dan meningkatkan perolehan suara PDIP di Jatim.
Salah satu strategi utama yang diusung adalah memperluas manfaat kehadiran PDIP di tengah masyarakat. Said menegaskan, syarat dasar membesarkan PDIP di Jatim adalah memahami demografi serta tren politik dan sosial yang berkembang ke depan.
"PDI Perjuangan Jawa Timur mengajak seluruh jajaran pengurus, mulai dari ranting sampai DPD, lima tahun ke depan kita harus mampu merekrut anggota secara besar-besaran," kata Said kepada wartawan, Minggu (21/12).
Ia menjelaskan, saat ini jumlah anggota PDIP di Jatim tercatat lebih dari 500 ribu orang. Ia menargetkan penambahan 1 hingga 1,5 juta anggota baru dalam lima tahun ke depan. Target tersebut akan dicapai dengan memperluas manfaat konkret kehadiran partai bagi masyarakat.
Menurutnya, masyarakat akan bersedia bergabung secara sukarela apabila merasakan langsung manfaat dari keberadaan PDI Perjuangan. Manfaat tersebut, kata dia, tidak selalu berbentuk imbal balik pragmatis atau transaksional.
"Dengan kehadiran berbagai program kerakyatan Partai, kita yakin bisa mengambil hati banyak orang untuk masuk PDI Perjuangan," ujarnya.
Said menilai program kerakyatan menjadi kunci untuk merekrut anggota dalam jumlah besar, terutama mengingat struktur demografi Jawa Timur yang didominasi usia produktif. Ia mencatat, generasi Z dan generasi Alpha akan menjadi kelompok pemilih yang sangat signifikan pada Pemilu 2029.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, jumlah generasi Z dan Alpha mencapai 11,7 juta jiwa atau sekitar 27,8 persen dari total penduduk Jatim, dengan sebagian besar merupakan pemilih pemula. Kelompok ini dikenal sebagai digital native generation.
Dalam menjangkau generasi muda tersebut, Said mendorong Bidang Kerakyatan DPD dan DPC PDIP merancang program inovatif, salah satunya Youth Venture Fund (YVF). Program ini diarahkan untuk membantu pengembangan usaha generasi muda di Jawa Timur. "Sederhananya, kita ingin membentuk modal abadi untuk bantuan usaha anak-anak gen Z dan Alpha di Jawa Timur. Program ini kita harapkan mampu merekrut setidaknya 50 ribu generasi muda, yang digunakan untuk membangun 50 ribu startup baru hingga 2030," tutur Said.
Melalui YVF, generasi muda diharapkan mendapatkan akses permodalan tanpa jaminan serta peningkatan keterampilan. Program ini juga harus sejalan dengan Bidang Ekonomi Kreatif untuk menyediakan pelatihan keterampilan digital agar anak muda mampu membangun aset digital yang berkelanjutan.
Selain itu, Said menekankan pentingnya peran Bidang Komunikasi DPD dan DPC dalam menguasai pola komunikasi generasi Z dan Alpha melalui media sosial, atau bahasa prokem yang dipahami agar pesan partai dapat diterima secara efektif. "Jika ekosistem ini terbentuk, kita mampu membangun entrepreneur, sekaligus jangkauan keanggotaan yang semakin luas," ucap Said.
Di sisi lain, Said menyadari amanah sebagai Ketua DPD PDIP Jatim periode 2025–2030 bukanlah tugas ringan. Dinamika politik ke depan dinilai akan semakin kompleks dan menantang.
Karena itu, ia mengajak seluruh kader PDIP di Jawa Timur untuk memperkuat ikatan kebersamaan dengan semangat gotong royong. "Hanya dengan gotong royong tugas sebesar apa pun akan terasa ringan kita jalani. Oleh sebab itu, saya memohon kesediaan kawan-kawan yang telah dilantik menjadi Pengurus DPD PDI Perjuangan 2025–2030 untuk all out membesarkan partai," pungkasnya.
Pemilihan kepengurusan tersebut berlangsung dalam Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDI Perjuangan se-Jawa Timur yang digelar serentak pada 20–21 Desember 2025 di Surabaya. Konferda dan konfercab ini menjadi mekanisme partai untuk mengakhiri kepengurusan sebelumnya sekaligus memilih kepemimpinan baru.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
