Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Januari 2024 | 13.07 WIB

Mahfud Sebut Impor Meningkat, TKN Prabowo-Gibran Jelaskan Imbas El Nino

Dari kiri Sekjen Partai Geloara Indonesia Mahfuz Sidik, bersama Sekjen PBB Afriansyah Noor, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulu - Image

Dari kiri Sekjen Partai Geloara Indonesia Mahfuz Sidik, bersama Sekjen PBB Afriansyah Noor, Sekjen PAN Eddy Soeparno, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulu

 
JawaPos.com - Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD sempat menyoroti tingginya angka impor bahan pangan Indonesia. Hal itu disampaikan Mahfud dalam debat keempat Pilpres 2024.
 
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Eddy Soeparno mengatakan, meningkatnya impor karena faktor cuaca ekstrem. Pandemi Covid-19 yang melanda sekitar tahun membuat ekonomi melambat, sehingga konsumsi juga menurun.
 
"Setelah Covid itu, tidak hanya ada lonjakan konsumsi tetapi kita juga dihadapkan dengan El Nino. Cuaca ekstrem di seluruh kawasan Asia dirasakan. Bahkan ada yang sampai 40 derajat," kata Eddy kepada wartawan, Selasa (23/1). 
 
"Tentu artinya apa? Panen di seluruh negara-negara yang terkena dampak El Nino itu buruk, termasuk Indonesia, termasuk negara-negara untuk mengekspor pangannya ke Indonesia, beras, kedelai, jagung dan lain-lain," imbuhnya.
 
Karena panen buruk, maka harus dilakukan impor untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Bahkan dalam kondisi ini, negara yang memiliki ketahanan pangan kuat, pun terdampak oleh El Nino ini.
 
"Apalagi El Nino ini mengajarkan kepada kita bahwa impor itu berbahaya di saat negara-negara sedang mengekspor itu, menghentikan atau mengurangi ekspornya atau meningkatkan harganya," jelas Eddy.
 
Oleh karena itu, Sekjen PAN ini tak sepakat bila pemerintah dianggap gagal dalam mengendalikan impor. Sebab, kondisi alam semacam ini tidak bisa dicegah.
 
"Jadi, menurut saya bukan karena kegagalan pemerintah bahwa terjadi peningkatan ekspor tersebut, tetapi memang masalah alam yang kita tidak bisa hindari dan itu terjadi di seluruh kawasan Asia," pungkas Eddy.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore