Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 Oktober 2023 | 21.18 WIB

Jusuf Kalla Bantah Gabung Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo

Ketua DPR Puan Maharani bersama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) didampingi Mufidah Jusuf Kalla menyampaikan keterangan kepada wartawan usai silaturahmi di kediaman JK, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (4/10/2023). - Image

Ketua DPR Puan Maharani bersama Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) didampingi Mufidah Jusuf Kalla menyampaikan keterangan kepada wartawan usai silaturahmi di kediaman JK, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (4/10/2023).

JawaPos.com - Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) menegaskan, dirinya tidak akan terlibat dalam tim pemenangan calon presiden (capres) manapun, termasuk Ganjar Pranowo. Isu ini muncul setelah adanya pertemuan antara JK dengan Ketua DPP Puan Maharani, pada Rabu (4/10).

"Enggak sama sekali (masuk timses), mana mungkin," kata Jusuf Kalla di Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (10/10). 

Jusuf Kalla mengatakan, dirinya hanya ingin berpartisipasi untuk menjaga keutuhan Indonesia, agar tidak ada perpecahan dalam kontestasi Pilpres 2024.

"Pribadi, saya kan sering jawab bahwa saya dalam posisi tidak ikut langsung. Menjaga bagaimana negeri ini utuh. Bagaimana politik itu tidak memecah belah bangsa," ucap JK.

Ia juga mengaku sering melakukan diskusi bersama dengan tim bakal capres lainnya, yakni Prabowo Subianto dan Anies Baswedan

"Kenapa saya berbicara itu, baik Anies, Puan, Prabowo. Bahkan prabowo saya lebih lama diskusi dengan timnya," tegas JK.

Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani sebelumnya mengunjungi rumah Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (4/10). Puan mengaku membicarakan banyak hal dengan JK dengan nuansa kekeluargaan.

"Pertemuan yang sangat kekeluargaan ini tentu saja merupakan suatu kebahagiaan buat saya, sudah lama tidak berjumpa bersilaturahmi dengan pak JK dan ibu. Karena beliau seperti orang tua saya, senior saya. Kami lima tahun bersama-sama," ungkap Puan.

Puan mengaku meminta pendapat JK terkait situasi politik saat ini, bahkan yang sangat dibahas terkait perkembangan perekonomian bangsa.

"Jadi pada kesempatan ini saya datang kesini, tentu saja meminta pandangan, dan pendapat pak JK terkait situasi terkini, bukan hanya ekonomi. Beliau sangat banyak sekali memberikan masukan-masukan situasi ekonomi hari ini dengan ke depan," ucap Puan.

Puan mengakui, permasalahan ekonomi merupakan hal penting bagi keberlangsungan negara. Mengingat, bangsa Indonesia akan menghadapi pesta demokrasi 2024.

"Kemudian kalau digabungkan dengan situasi politik, nantinya itu akan bisa menjadi yang harus diperhatikan dengan baik. Karena ekonomi hari ini dengan situasi politik tahun depan di mana kita akan masuk dalam pemilu yang akan datang harus sangat diperhatikan," pungkas Puan.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore