
Selebrasi Philippe Coutinho dan skuad Brasil usai menjebol gawang Swiss.
JawaPos.com - Brasil dan Swiss memulai pertandingan dengan sangat hati-hati. Tempo pertandingan pun berjalan sedang-sedang saja. Aliran bola berpindah tak terlalu cepat. Setidaknya hal ini terjadi di 5 menit awal pertandingan.
Setelah mulai panas, tempo mulai berjalan lebih cepat. Swiss berani bermain terbuka menghadapi Brasil yang memiliki pemyerang-penyerang berkecepatan tinggi. Bahkan peluang pertama dilakukan skuad besutan Vladimir Petkovic ini.
Mengawali serangan dari sisi kanan, Xerdan Shaqiri mengirim umpan silang terarah ke area depan gawang Selecao. Bola sempat ditendang oleh Dzemaili. Sayang, sepakannya hanya membuat bola melesat di atas mistar Alisson Becker.
Peluang pertama didapat Brasil di menit 11. Pergerakan dan umpan cepat dikombinasikan Neymar dan Coutinho. Pemain termahal dunia itu pun mengirim umpan dari sisi kanan pertahanan Swiss. Bola sempat disepak Paulinho. Sayang, hanya melintas tipis di depan gawang Swiss.
Peluang kedua Selecao didapat melalui set pieces di menit 15. Neymar yang memiliki gaya rambut baru menjadi eksekutor. Tendangannya belum bisa menembus pagar betis skuad Swiss.
Melalui peluang ketiga, Selecao akhirnya bisa mencetak gol di menit 20. Kembali, serangan dirancang dari sisi kanan pertahanan Swiss. Bola rebound jatuh di kaki Philippe Coutinho. Dengan sedikit ancang-ancang, gelandang Barcelona ini mengirim tendangan melengkung yang sempat mengenai tiang jauh dulu sebelum masuk ke dalam gawang.
Swiss merespons gol Coutinho dengan lebih menekan pertahanan Brasil. Mereka sempat membuat skuad Selecao tak melewati garis tengah lapangan. Swiss merancang serangan dengan perlahan dan lebih memilih untuk banyak menguasai bola.
Namun, strategi ini tak bisa berjalan baik di hadapan Brasil. Justru mereka yang kembali mendapat tekanan dari sisi kanan yang merupakan area pergerakan Neymar. Sang megabintang ini pun beberapa kali harus jatuh bangun menghadapi adangan pertahanan Swiss.
Mendekati akhir babak pertama, Brasil pun mulai menerapkan penguasaan bola. Serangan akan lebih cepat ketika ada pemain depan yang memiliki ruang untuk bergerak. Sesekali umpan direct diperagakan Selecao untuk merusak pertahanan Swiss.
Brasil sempat memiliki peluang apik di masa injury time babak pertama. Sundulan keras Thago Silva menyambut tendangan sudut hanya melintas di atas mistar. Kedudukan pun belum berubah. Brasil masih unggul 1-0 melalui tendangan indah Coutinho dari luar kotak penalti.
Susunan Pemain
Brasil (4-2-3-1): 1-Alisson; 3-Miranda, 14-Danilo, 2-Thiago Silva, 12-Marcelo; 5-Casemiro, 11-Coutinho, 15-Paulinho; 9-Gabriel Jesus, 10-Neymar, 19-Willian
Pelatih: Tite
Swiss (4-2-3-1): 1-Sommer; 5-Akanji, 22-Schar, 13-Rodriguez, 2-Lichtsteiner; 10-Xhaka, 11-Behrami; 15-Dzemaili, 23-Shaqiri, 14-Zuber; 9-Seferovic
Pelatih: Vladimir Petkovic
Wasit: Cesar Ramos (Meksiko)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
