JawaPos Radar

Kurangi Potensi Rusuh, 1.254 Hooligans Dicekal Terbang ke Rusia

13/06/2018, 22:26 WIB | Editor: Agus Dwi W
hooligans inggris
Hooligans Inggris yang berpotensi menimbulkan kerusuhan sudah dicekal pergi ke Rusia. (goal)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah Inggris melakukan antisipasi secara dini soal potensi kerusuhan yang dibuat para Hooligans di Piala Dunia 2018. Hingga Rabu (13/6), lebih dari 1.200 orang yang berpotensi memicu kerusuhan sudah dicekal untuk berangkat ke Rusia.

Melalui kerja sama antara Kementrian Dalam Negeri dan Kepolisian Inggris, sejumlah orang yang terdata pernah terlibat dalam kerusuhan di sepak bola langsung dicekal. Pemerintah Inggris tak mau kecolongan karena mendapati warga negara mereka bikin rusuh di negeri orang.

The Football Banning Orders Authority (FBOA) yang merupakan bagian dari Kementrian Dalam Negeri sudah mengirim surat perintah kepada 1.312 orang yang terdata sebagai sosok perusuh. Mereka diperintahkan untuk menyerahkan paspor kepada Kantor Polisi terdekat pada 4 dan 5 Juni. Paspor ini akan ditahan sampai selesai Piala Dunia pada 15 Juli mendatang.

Berdasarkan data terakhir, Rabu (13/6), upaya pencegahan yang dilakukan di Inggris dan Wales ini telah menerima 1.254 paspor. Jumlah ini merupakan 96 persen dari total Hooligans yang ada di data FBOA. Pihak kepolisian akan tetap menelusuri sisa 4 persen yang mungkin sudah berangkat ke Rusia.

"Piala Dunia adalah sebuah festival sepak bola dan bukanlah tempat untuk kerusuhan dan pelanggaran. Sistem pencegahan di Inggris cukup unik yang artinya mereka yang berpotensi menimbulkan masalah di Rusia akan dipaksa untuk tetap berada di rumah. Saya ucapkan terima kasih kepada kepolisian atas upayanya untuk memastikan mereka tak akan bisa merusak turnamen yang akan dinikmati fans sejati," papar Nick Hurd dari Minister for Policing and the Fire Service di gov.uk.

Tak hanya melakukan penahanan paspor, kepolisian Inggris Raya pun akan merazia sejumlah pos-pos perbatasan selama berlangsungnya Piala Dunia. Sehingga mereka yang diketahui sebagai troublemaker akan dilarang melanjutkan perjalanan. Bahkan, mereka yang diduga bisa menjadi perusuh di Rusia pun langsung diperintahkan untuk kembali ke kota asalnya.

Jumlah Hooligans yang ditahan sejak adanya aturan khusus diberlakukan pada 2000 sebenarnya sudah terus berkurang. Aturan ini bisa membuat para Hooligans sulit bergerak hingga 10 tahun lamanya. Mereka yang nekat melawan aturan siap-siap mendapat denda 5 ribu poundsterling dan hukuman kurungan selama 6 bulan.

(adw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up