Tersingkir, Pemain Uruguay Kejar Wasit, Edinson Cavani Rusak Layar VAR

3 Desember 2022, 12:29:55 WIB

JawaPos.com – Uruguay menang 2-0 saat menghadapi Ghana pada laga terakhir Grup H, Jumat (2/12) malam WIB. Namun, kemenangan itu tak membuat mereka lolos ke babak 16 besar. Pasalnya, Korea Selatan secara mengejutkan menang 2-1 atas Portugal.

Poin Uruguay dan Korsel sama yakni 4. Kedua tim juga memiliki selisih gol sama yakni 0. Namun, Korsel lebih produktif lantaran mencetak gol selama fase grup. Sementara, Uruguay hanya mencetak 2 gol.

Begitu laga kontra Ghana berakhir dan mengetahui yang lolos adalah Korsel, para pemain Uruguay sangat marah. Pemain dan staf tim Uruguay lantas mengejar wasit asal Jerman Daniel Siebert saat menuju lorong ruang ganti dan melakukan protes.

Tim Uruguay protes dan mempertanyakan keputusan tak diberikan penalti terkait dua pelanggaran pemain Ghana terhadap pemain Uruguay di area terlarang. Andai penalti diberikan, Uruguay bisa mencetak 4 gol dan bakal unggul selisih gol untuk kemudian melaju ke 16 besar.

Pada menit ke-57, Darwin Nunez dijatuhkan oleh bek Ghana, Daniel Amartey, di dalam kotak penalti Ghana. Wasit Siebert diberitahu oleh tim VAR untuk meninjau keputusan awal lewat monitor di pinggir lapangan. Namun, Siebert tetap pada putusan awal yakni pelanggaran Amartey bukan penalti.

Permintaan penalti kedua yang tak diberikan Siebert saat Edinson Cavani jatuh di kotak penalti Ghana. Kali ini, Siebert tak melihat monitor VAR dan tak memberikan penalti untuk Uruguay.

Dua kesempatan menambah gol yang gagal karena wasit itu yang membuat para pemain Uruguay marah. Jose Gimenez dan Cavani mendapat kartu kuning karena protes keras kepada Siebert usai laga.

Namun, ada kejadian yang lebih miris. Saat berjalan menuju ruang ganti di lorong, Cavani yang terlihat sangat marah memukul layar VAR hingga terjatuh dan rusak. Aksi Cavani itu viral di media sosial. Kemungkinan besar FIFA akan membahas insiden itu dan menjatuhkan hukuman untuk Cavani dan sejumlah pemain Uruguay.

Sementara itu, Luis Suarez yang biasanya emosional, justru tak ikut mengejar wasit. Dia duduk di bench dan menangis setelah Uruguay gagal melaju ke babak 16 besar.

Terkait tindakan Cavani tersebut, sejumlah mantan pemain mengecamnya. Mantan pemain Timnas Inggris yang saat menjadi pundit diTV, Ian Wright dan Joe Cole, sangat menyayangkan tindakan Cavani.

“Pria yang mengerikan,” ucap Wright di ITV.

“Itu perilaku yang mengerikan,” tambah Joe Cole. “Anda boleh merasa frustrasi, tetapi Anda harus menjaga ketenangan Anda,” imbuh Joe Cole yang besar saat bermain bersama Chelsea.

“Anda memiliki tanggung jawab, dunia menonton, anak-anak menonton, ada enam pemain di sekitar wasit, itu bukan sikap yang bagus,” tegas Joe Cole.

Editor : Edy Pramana

Alur Cerita Berita

Lihat Semua