alexametrics
Kak Seto dan Ketua Bawaslu DKI Kunjungi SMAN 87 Jakarta
Kak Seto dan Ketua Bawaslu DKI Kunjungi SMAN 87 Jakarta
Kak Seto dan Ketua Bawaslu DKI Kunjungi SMAN 87 Jakarta
Kak Seto dan Ketua Bawaslu DKI Kunjungi SMAN 87 Jakarta

Kak Seto dan Ketua Bawaslu DKI Kunjungi SMAN 87 Jakarta

26 Oktober 2018, 01:30:10 WIB

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi bersama Ketua Bawaslu DKI Muhammad Jufri saat memberikan himbauan kepada para murid di SMAN 87 Jakarta, Rabu (17/10/2018). Adapun kunjungan Seto bersama Ketua Bawaslu DKI ke SMAN 87 Jakarta untuk memotivasi para siswa agar tak terbebani dugaan politisasi di sekolah. Salah seorang guru agama SMAN 87 Jakarta, Netty Khairiah, diduga menyebarkan doktrin anti-Joko Widodo saat kegiatan belajar mengajar di ruang kelas. (ISSAK RAMDHANI / JAWAPOS)

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi bersama Ketua Bawaslu DKI Muhammad Jufri saat memberikan himbauan kepada para murid di SMAN 87 Jakarta, Rabu (17/10/2018). Adapun kunjungan Seto bersama Ketua Bawaslu DKI ke SMAN 87 Jakarta untuk memotivasi para siswa agar tak terbebani dugaan politisasi di sekolah. Salah seorang guru agama SMAN 87 Jakarta, Netty Khairiah, diduga menyebarkan doktrin anti-Joko Widodo saat kegiatan belajar mengajar di ruang kelas. (ISSAK RAMDHANI / JAWAPOS)

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi bersama Ketua Bawaslu DKI Muhammad Jufri saat memberikan himbauan kepada para murid di SMAN 87 Jakarta, Rabu (17/10/2018). Adapun kunjungan Seto bersama Ketua Bawaslu DKI ke SMAN 87 Jakarta untuk memotivasi para siswa agar tak terbebani dugaan politisasi di sekolah. Salah seorang guru agama SMAN 87 Jakarta, Netty Khairiah, diduga menyebarkan doktrin anti-Joko Widodo saat kegiatan belajar mengajar di ruang kelas. (ISSAK RAMDHANI / JAWAPOS)

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi bersama Ketua Bawaslu DKI Muhammad Jufri saat memberikan himbauan kepada para murid di SMAN 87 Jakarta, Rabu (17/10/2018). Adapun kunjungan Seto bersama Ketua Bawaslu DKI ke SMAN 87 Jakarta untuk memotivasi para siswa agar tak terbebani dugaan politisasi di sekolah. Salah seorang guru agama SMAN 87 Jakarta, Netty Khairiah, diduga menyebarkan doktrin anti-Joko Widodo saat kegiatan belajar mengajar di ruang kelas. (ISSAK RAMDHANI / JAWAPOS)