alexametrics
Ini Barang Bukti Bom yang Digunakan untuk Aksi Teror di Surabaya
Ini Barang Bukti Bom yang Digunakan untuk Aksi Teror di Surabaya
Ini Barang Bukti Bom yang Digunakan untuk Aksi Teror di Surabaya
Ini Barang Bukti Bom yang Digunakan untuk Aksi Teror di Surabaya
Ini Barang Bukti Bom yang Digunakan untuk Aksi Teror di Surabaya
Ini Barang Bukti Bom yang Digunakan untuk Aksi Teror di Surabaya

Ini Barang Bukti Bom yang Digunakan untuk Aksi Teror di Surabaya

17 Mei 2018, 03:36:50 WIB

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menunjukkan barang bukti bom yang digunakan oleh para terduga teroris saat menggelar keterangan pers mengenai teror bom Gereja Surabaya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/5). Mabes Polri melalui Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan Pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 13 orang anggota Jamaah Asharut Tauhid (JAD) Surabaya pasca aksi teror yang terjadi di Surabaya. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (kiri) didampingi Kabag Pensat Ropenmas Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Yusri Yunus (kanan) memberikan keterangan seputar kasus teror Bom Surabaya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/5). Mabes Polri melalui Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan Pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 13 orang anggota Jamaah Asharut Tauhid (JAD) Surabaya pasca aksi teror yang terjadi di Surabaya. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menunjukkan barang bukti bom yang digunakan oleh para terduga teroris saat menggelar keterangan pers mengenai teror bom Gereja Surabaya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/5). Mabes Polri melalui Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan Pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 13 orang anggota Jamaah Asharut Tauhid (JAD) Surabaya pasca aksi teror yang terjadi di Surabaya. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menunjukkan barang bukti bom yang digunakan oleh para terduga teroris saat menggelar keterangan pers mengenai teror bom Gereja Surabaya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/5). Mabes Polri melalui Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan Pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 13 orang anggota Jamaah Asharut Tauhid (JAD) Surabaya pasca aksi teror yang terjadi di Surabaya. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menunjukkan barang bukti bom yang digunakan oleh para terduga teroris saat menggelar keterangan pers mengenai teror bom Gereja Surabaya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/5). Mabes Polri melalui Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan Pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 13 orang anggota Jamaah Asharut Tauhid (JAD) Surabaya pasca aksi teror yang terjadi di Surabaya. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menunjukkan barang bukti bom yang digunakan oleh para terduga teroris saat menggelar keterangan pers mengenai teror bom Gereja Surabaya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (15/5). Mabes Polri melalui Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto mengatakan Pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menangkap 13 orang anggota Jamaah Asharut Tauhid (JAD) Surabaya pasca aksi teror yang terjadi di Surabaya. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)