alexametrics

Pamer Karya Gantikan Ujian Akhir Semester

31 Mei 2017, 14:15:02 WIB

JawaPos.com – Berbisnis sejatinya bisa dilakukan sejak kuliah. Sebagai upaya mendongkrak minat berwirausaha, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya mengadakan Pameran 101 Produk Berkah Mahasiswa UINSA. Selasa (30/5) kegiatan yang dirangkai dengan seminar bertajuk Ngabuburit Preneur itu menghadirkan Dahlan Iskan dan Dekan S-2 Universitas Ciputra David Sukardi Kodrat.

Sebelum memberikan materi dalam seminar, Dahlan berinteraksi dengan peserta pameran. Dari stan berupa produk makanan, jasa, hingga kerajinan tangan. Dahlan mengapresiasi karya mahasiswa tersebut.

Pamer Karya Gantikan Ujian Akhir Semester
IDE TAK BIASA: Dari kiri, Dahlan Iskan bersama Mohammad Ilham mendengarkan penjelasan Wildatul Uluf dan Antika Aryuanka tentang produk Techo. (Galih Cokro/Jawa Pos/JawaPos.com)

Bahkan, mantan menteri BUMN itu bertanya secara mendetail di beberapa stan dengan produk unik. Terutama tentang sumber ide produk yang dipajang. Misalnya, ketika mengunjungi stan Techo alias tempe cokelat. Produk inovasi dari empat mahasiswa program studi manajemen dakwah tersebut menarik perhatian Dahlan. ”Kok bisa kepikiran tempe dicampur dengan cokelat?” tanyanya heran.

Niken Mufidah, salah seorang inovator Techo, menerangkan bahwa ide itu bermula dari proyek mata kuliah manajemen aset dan entrepreneurship. Dari sana, Niken dan teman sekelompoknya berpikir membuat produk usaha. Kebetulan, ada anggota kelompok yang merupakan anak produsen tempe.

Niken dkk memutar otak untuk mencari keunikan tersendiri. Salah satunya, mencampur cokelat dan tempe. ”Sudah percobaan sepuluh kali, baru berhasil ini,” kata mahasiswi semester IV tersebut.

Ketika membekali mahasiswa dalam seminar, Dahlan mengingatkan mereka untuk berani mengawali usaha. ”Bagus sekali jika sudah ada keberanian memulai,” ujarnya. Selain itu, Dahlan memotivasi para mahasiswa agar terus berani belajar mengembangkan usaha.

Sementara itu, David memaparkan trik melakoni start-up. ”Idenya harus wow,” tegasnya. Maksudnya, lanjut dia, ide sebuah usaha harus mengejutkan, personal, dan berkelanjutan.

Mohammad Ilham, dosen pengampu mata kuliah manajemen aset dan entrepreneurship, mengatakan bahwa pameran tersebut merupakan pengganti UAS (ujian akhir semester).

Selama satu semester, para mahasiswa diarahkan untuk menyiapkan usaha sebagai langkah awal menjadi entrepreneur. ”Daripada UAS hanya penilaian di kertas, kami minta mereka pameran dan diberi materi seminar,” jelasnya. (kik/c7/nda)

Editor : Suryo Eko Prasetyo

Pamer Karya Gantikan Ujian Akhir Semester