Yang Tersisa Dari Gempa Lombok, Siswa Sekolah Tidak Lagi Punya Seragam

KBM Dilangsungkan Dengan Serbadarurat

29/08/2018, 15:12 WIB | Editor: Ilham Safutra
Kegiatan belajar mengajar di Lombok dilakukan secara darurat dengan memanfaatkan tenda. (IVAN MARDIANSYAH/LOMBOK POST/Jawa Pos Group)
Share this

JawaPos.com - Gempa di Lombok menyisakan berbagai persoalan. Mulai dari kerusakan infrastruktur, tempat tinggal, logistik, maupun air bersih. Di sektor pendidikan, selain gedung sekolahnya ambruk, para siswa pun kehilangan seragam. Umumnya disebabkan tertimbun.

Meski begitu kegiatan belajar-mengajar (KBM) tetap dilangsungkan, meski dalam kondisi serbadarurat. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pun menyadari itu. Sistem KBM di sana jelas tak bisa dipaksakan.

"Ujian juga menyesuaikan dengan materi yang diajarkan dan bersifat fleksibel," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad di Jakarta kemarin (28/8).

Hamid pun telah beberapa kali datang ke Lombok. Saat ini sebanyak 22 ruang kelas berbentuk tenda telah terpasang di Lombok Utara dan Lombok Timur.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Didik Suhardi menjelaskan, pembangunan ruang kelas sementara sudah berjalan pada pertengahan Agustus lalu. Sedangkan pembangunan gedung akan dimulai pada saat masa recovery.

"Penanganan masa recovery akan melibatkan banyak sektor yang terkait," ujarnya.

Menurut data Kemendikbud, rata-rata siswa yang mengungsi telah kehilangan seragam sekolah. Misalnya, karena rumahnya runtuh. "Kemendikbud pun berencana memberikan bantuan seragam untuk siswa SD, SMP, hingga SMA/SMK," ujarnya.

Sedangkan untuk mendatangkan guru dari luar Lombok, masih belum menjadi opsi. Didik juga menyampaikan bahwa Kemendikbud menyiapkan beasiswa berupa bantuan pendidikan melalui Program Indonesia Pintar (PIP) khusus bencana. Untuk siswa yang orang tuanya meninggal, Kemendikbud juga menyiapkan beasiswa perguruan tinggi.

Sedangkan bagi guru dan tenaga kependidikan, Kemendikbud juga akan menyalurkan tunjangan khusus dan dana bantuan konseling. 

(lyn/ttg)

Berita Terkait

Rekomendasi