JawaPos Radar

Dinginkan Otak agar Tidak Drop Jelang UNBK

28/03/2017, 20:03 WIB | Editor: Suryo Eko Prasetyo
Dinginkan Otak agar Tidak Drop Jelang UNBK
SUASANA BEDA: Ayu Kyla Senin (27/3) memberikan motivasi kepada siswa SMK Penerbangan Dharmawirawan, Sidoarjo. (Firma Zuhdi Al Fauzi/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) akan dilaksanakan serempak pada 3–6 April. Banyak persiapan yang sudah dilakukan guru, orang tua, maupun siswa. Salah satu bentuk persiapan UNBK dilakukan SMK Penerbangan Dharmawirawan Sedati dengan mengadakan forum motivasi untuk siswa pada Jumat lalu (24/3).

”Ini kan musim ujian maraton. Maka, mental mereka harus diangkat kembali,” ujar Kepala SMK Penerbangan Dharmawirawan Sedati Sukino. Para siswa di sekolah tersebut memang harus bersiap menghadapi ujian tengah semester, ujian sekolah utama, ujian sekolah berbasis nasional, dan UNBK.

”Kami lihat beberapa waktu (belakangan ini, Red) anak-anak kok ada yang mulai jenuh,” cerita pria yang akrab disapa Kino itu. Bisa jadi, lanjut dia, dalam semester VI ini, yang menjadi pikiran utama mereka adalah banyaknya ujian yang harus dilalui.

”Kalau lelah fisik, kan bisa tinggal makan, minum, atau tidur. Kalau lelah pikiran, harus di-treatment yang lebih,” terang Kino. Sebelum bertambah parah, pihak sekolah memutuskan untuk membuat forum motivasi yang diikuti seluruh siswa kelas XII. Ada 11 kelas dengan total 479 siswa.

”Kami ingin saat UNBK mendatang, siswa dalam kondisi paling fit dan siap mental maupun fisik,” harap Kino. Kesiapan itu diharapkan berpengaruh pada capaian mereka. Bila berhasil meraih nilai bagus, bukan hanya siswa yang merasa puas dan bangga. Orang tua dan pihak sekolah juga akan merasakannya.

Kino menceritakan, pada 2014, siswanya mendapat nilai paling tinggi se-Kabupaten Sidoarjo dalam ujian nasional. Namun, pada 2015 dan 2016, posisinya tergeser. Dengan adanya forum motivasi, harapan untuk menjadi yang terbaik bisa kembali diraih.

”Jangankan siswa, guru saja cukup capek,” ujar Kino. Misalnya, untuk mempersiapkan pelaksanaan ujian. ”Ini dari SMK dan SMP lain kan juga banyak yang ujian di sini. Jadi, malam sebelum simulasi, kami juga sudah siap-siap,” terang Kino.

Selain agar siap menghadapi ujian, forum motivasi juga memberikan gambaran bagi siswa untuk mempersiapkan diri setelah lulus. ”Keberhasilan berada di tangan anak-anak sendiri,” tegasnya.

Walaupun ujian menguras tenaga dan pikiran, Kino dan pihak sekolah tetap menekankan pentingnya sikap jujur. Semangat kerja sama dan saling bantu harus didorong dalam persiapan ujian. Bukan pada saat ujian. ”Yang terpenting itu karakter anak, bagaimana mereka bisa bekerja dalam tim,” terangnya. Setelah itu, baru urusan pengetahuan dan penguasaan beragam aspek teknis.

Ayu Kyla, motivator dari Gavra Mandiri Training Center, Senin (27/3) menjadi pemateri dalam forum motivasi menjelaskan, para siswa telah melakukan persiapan yang panjang untuk menghadapi ujian. Pikiran mereka difokuskan untuk ujian. ”Ini kan perlu pendinginan agar mereka tidak drop,” terangnya.

Mendatangkan orang dari luar sekolah untuk berbagi pengalaman akan memunculkan suasana baru yang lebih fun dan fresh. ”Kalau sehari-sehari mereka sudah sibuk belajar banyak, kali ini bermain agar termotivasi,” kata Ayu. (uzi/c6/pri/sep/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up