JawaPos Radar

Pendidikan Bahasa Inggris Beri Peluang Keluar dari Siklus Kemiskinan

26/02/2018, 10:54 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Pendidikan Bahasa Inggris Beri Peluang Keluar dari Siklus Kemiskinan
I Can Foundation (ICF) (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - President of I Can Foundation David Goss mengatakan, I Can Foundation (ICF) didirikan pada 2017 sebagai organisasi nirlaba yang bertujuan untuk memberikan akses pada masyarakat yang kurang mampu terhadap pendidikan berkualitas, terutama pendidikan bahasa Inggris.

"Dengan memberikan pendidikan bahasa Inggris memungkinkan masyarakat kurang mampu untuk membuka peluang dan yang lebih baik, untuk keluar dari siklus kemiskinan," kata Goss, Senin, (26/2).

Menurut Goss, ICF memanfaatkan keahlian, sumber daya, dan minatnya dalam memberikan program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM terutama para pemimpin masa depan Indonesia.

Dengan memberikan pendidikan berkualitas, lebih khusus lagi dalam menanamkan kemampuan bahasa Inggris untuk meningkatkan daya saing SDM Indonesia di era globalisasi. Ini membawa dampak sosial dan pendidikan yang positif dan berkelanjutan di Indonesia dan sekitarnya.

Saat Indonesia genap berusia 100 tahun, terang Goss, ini menjadi salah satu alasan munculnya ide, wacana, dan gagasan tentang Generasi Emas 2045. Makanya ICF memberikan solusi pendidikan bahasa Inggris bagi generasi muda Indonesia.

Anak-anak muda bisa menjadi modal untuk kelangsungan bangsa dan negara ini ke depannya, yakni bonus demografi. Pada tahun 2045, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yaitu jumlah penduduk Indonesia 70 persen dalam usia produktif, sedangkan sisanya 30 persen merupakan penduduk yang tidak produktif pada periode tahun 2020-2045.

Prioritas ICF sendiri meliputi literasi dan kemahiran bahasa Inggris pada pelajar muda. ICF yakin literasi dan pendidikan bahasa Inggris pada umumnya harus tersedia bagi semua orang terlepas dari kedudukan ekonomi dan sosial mereka.

"Di tengah berkembangnya masyarakat kelas menengah yang cepat, banyak anak memiliki kesempatan dan akses ke kursus bahasa Inggris. Memberi mereka lebih banyak keuntungan untuk masa depan mereka," ujar Goss.

Pengembangan guru bahasa merupakan tulang punggung pendidikan. ICF meyakini peningkatan kualitas guru akan meningkatkan kualitas pendidikan secara holistik.

ICF juga dapat mendukung guru-guru Indonesia dari berbagai latar belakang, dari mereka yang mengajar di daerah terpencil hingga mereka yang mengajar di daerah perkotaan.

(ce1/iml/met/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up