
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro. (Humas Kemendiktisaintek)
JawaPos.com - Pemerintah terus mendorong semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa atau perguruan tinggi. Bahkan sejumlah kampus mempunyai inkubasi bisnis, serta usaha yang dijalankan masyarakat binaannya. Perguruan tinggi diminta ikut meningkatkan kualitas UMKM di Indonesia.
Pesan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro dalam forum Urun Rembug Ekspor Nasional UMKM “BISA” EKSPOR di Jakarta. Dia mendorong perguruan tinggi mengembangkan berbagai skema kemitraan untuk mendukung peningkatan kualitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Ada tiga bentuk kemitraan yang saat ini dijalin perguruan tinggi dengan dunia usaha," kata Satryo dalam keterangannya Rabu (11/12).
Yaitu lewat magang mahasiswa, pelatihan industri dan riset bersama, serta penyelarasan kurikulum. Dia mendorong transformasi pendekatan kemitraan yang lebih strategis, inovatif, dan relevan antara perguruan tinggi dan dunia usaha serta industri.
Hal ini menurutnya diperlukan untuk menghasilkan kemitraan yang lebih luas, berdampak, dan berkelanjutan. Satryo mendorong perguruan tinggi untuk menawarkan berbagai bentuk program yang relevan bagi dunia usaha dan industri secara lebih mendalam.
Sehingga akan menjadi investasi strategis bagi dunia usaha dan industri. Kedepannya dia berharap agar kemitraan yang terjalin dapat membawa pengaruh positif bagi mahasiswa dan kalangan usaha serta industri di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan bahwa pasar dalam negeri Indonesia itu cukup besar. Budi melihat banyak potensi yang dapat digarap dan dikembangkan oleh industri dalam negeri khususnya oleh para UMKM.
Untuk itu, Budi Santoso mengajak perguruan tinggi untuk berkolaborasi membangun sektor UMKM. "Banyak kampus, universitas, yang mempunyai inkubator bisnis, kita ingin kerjasama, kita ingin berkolaborasi sehingga bisnis binaan bapak ibu, dari kampus, dari universitas, bisa go global," ujar Budi.
Dia mengungkapkan bahwa Kementerian Perdagangan memiliki tiga program, yaitu pengaman pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor, dan peningkatan UMKM BISA Ekspor. Sementara itu di dari kalangan kampus, mahasiswa saat ini terus diasah jiwa kewirausahaan.
Dosen Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka Dian Mardiana mengatakan pentingnya kewirausahaan di kalangan mahasiswa. Menurut dia, era digital mempermudah para entrepreneur atau wirausaha.
Misalnya memanfaatkan sosial media untuk memasarkan produk secara online. Cara ini membuat jangkauan pasarnya semakin luas.
Dian memaparkan kemampuan kewirausahaan sangat didukung dan jadi arus utama pemerintah serta perguruan tinggi. Agar mahasiswanya ikut berpartisipasi dalam wirausaha, antara lain disiapkan mata kuliah kewirausahaan digital.
Kemudian juga ada Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemdiktisaintek. "Melalui P2MW, mahasiswa memiliki peluang besar untuk mendapatkan modal usaha sekaligus bimbingan wirausaha," katanya dalam webinar Cerdas Finansial di Usia Muda: Panduan Menabung, Investasi, dan Bisnis untuk Mahasiswa.
Dian juga mengajak mahasiswa menjadikan usaha mereka tidak hanya berorientasi pada keuntungan. Tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Sementara itu Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Terbuka Subekti Nurmawati, mengatakan, komitmen untuk mendidik mahasiswa dan menghasilkan lulusan yang siap berkiprah di masa depan.
"Bukan berarti harus menjadi pegawai tetapi juga bisa menciptakan lapangan kerja," kata Subekti.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
