JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kampus Runtuh Akibat Bencana, 1.680 Mahasiswa Untad ‘Sit In’ di Unhas

21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Gempa Sulawesi Tengah
Kondisi kecamatan Petobo di Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang rusak akibat gempa, 28 September 2018. Gempa yang memicu likuefaksi yang membuat perumahan warga bergeser. (Issak Ramadan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sebanyak 1.680 mahasiswa Universitas Tadulako (Untad), Palu, Sulawesi Tengah tercatat dalam pendataan mahasiswa ‘sit in’ atau kuliah sementara. Mereka ditempatkan di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan.

Rektor Unhas Prof. Dwia Aries Tina Pulubuhu mengajak mahasiswa Untad untuk tetap semangat, menjalani perkuliahan di perguruan tinggi. Sebab, musibah yang menimpa wilayah Palu, Donggala dan sekitarnya, memiliki hikmah tersendiri.

“Ruang kelas boleh runtuh, tetapi semangat belajar tetap utuh,” ujarnya dalam kegiatan
penerimaan mahasiswa sit in di Unhas, Jumat (19/10) lalu.

Dia mengatakan, pembukaan mahasiswa sit in ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan Unhas kepada sesama anak bangsa yang ditimpa musibah. Terutama untuk terus mengemban misi pendidikan dan pengajaran kepada generasi muda bangsa.

“Ketika salah satu bagian dari masyarakat kita tertimpa musibah, maka kita bersama-sama,
bahu-membahu ikut membantu. Terlebih lagi dalam proses menyiapkan kader-kader muda kita yang kelak menjadi pemimpin-pemimpin bangsa,” tuturnya.

Nantinya, semasa kuliah sementara di Unhas, mahasiswa sit in dapat mengakses seluruh
fasilitas yang tersedia di Unhas. Bahkan, mereka diperbolehkan bergabung di 34 Unit
Kegiatan mahasiswa (UKM) yang ada di Unhas.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa Untad bukanlah sebagai tamu Unhas, tetapi sebagai saudara tua. Sebab, Untad adalah cabang perguruan tinggi yang dibuka Unhas di Palu. Sehingga, antara Unhas dan Untad sangat dekat.

“Dulu kita adalah satu. Karena Tadulako adalah cabang dari Unhas. Bahkan kita menempatkan
rektor yang pertama itu adalah guru besar dari Universitas Hasanuddin,” kata Dwia.

Adapun 1.680 mahasiswa Untad yang mendaftar sit in di Unhas tersebar di sejumlah fakultas.

Rinciannya 363 orang di Fakultas Teknik, 23 orang Fakultas Peternakan, 140 orang Fakultas Pertanian, 98 orang Fakultas MPA, 108 orang Fakultas Kesehatan Masyarakat, 107 orang Fakultas Kehutanan, 107 orang Fakultas Kedokteran, 109 orang Fakultas ISIPOL, 13 orang Fakultas Kelautan dan Perikanan, 240 orang Fakultas Hukum, 176 orang Fakultas Farmasi, dan 196 orang Fakultas Ekonomi.

Editor           : Imam Solehudin
Reporter      : (yes/JPC)

Alur Cerita Berita

Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Solo 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
RSU UMM Kirim Empat Tenaga Medis ke Donggala 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
PMI Dirikan Klinik Lapangan di Donggala 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 2.037 Orang 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Usai Gempa Sulteng, Polri Aktifkan Layanan 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
UNS Siap Tampung Mahasiswa Korban Gempa Sulteng 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
73 Pengungsi Asal Palu Tiba di Malang 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Gempa Sulteng, Pemprov Jateng Kirim 100 Relawan 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Polres Malang Kota Galang Dana Setiap Apel Pagi 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Pemprov Sumsel Akan Sumbang Beras ke Sulteng 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Gempa Sulteng, Jateng Siap Kirimkan Tenaga Medis 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Alasan Korban Gempa Sulteng Menjarah Minimarket 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Bulog Kirim 5 Ton Daging ke Palu dan Donggala 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
800 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulteng 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
UAS Pimpin Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Tangani Gempa Sulteng, Diperlukan Triliunan Dana 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Jumlah Pengungsi di Kota Palu Capai 16.723 Orang 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Korban Gempa Palu: Tolong Doakan Kami! 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
BNPB: Mayoritas Gempa Terjadi Saat Akhir Pekan 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
BNPB: Jalur Darat Palu ke Poso Lumpuh 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Takut Gempa Susulan, Warga Palu Tidur di Jalanan 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
48 Korban Meninggal Dunia Gempa Sulteng 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Jokowi Terus Pantau Gempa dan Tsunami di Sulteng 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Gempa Susulan Masih Terjadi di Donggala 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
BMKG Cabut Status Potensi Tsunami Gempa Donggala 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Gempa Donggala, 1 Warga Meninggal Dunia 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Donggala, Warga Berhamburan 21 Oktober 2018, 21:34:34 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up