
Ketua Majelis Dikdasmen PP Muhammadiyah Kasiyarno di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (22/7). (Saifan Zaking/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) PP Muhammadiyah Kasiyarno mengatakan banyak dari 183 proposal program terpilih, tidak kompeten dalam Program Organisasi Penggerak (POP) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Hal itu yang membuat Muhammadiyah mundur dari POP Kemendibud.
"Dari pemberitahuan evaluasi itu, kita baca program yang diajukan itu bukan program handal yang diperlukan, ada program yang namanya Peran Guru Penggerak Dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Apa layak, kayak paper itu," jelasnya di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (22/7).
Dia pun mengkhawatirkan dengan program yang tidak kompeten tersebut, tidak akan ada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Padahal, tujuan program ini adalah meningkatkan kualitas kepala sekolah, guru dan juga para peserta didik.
"Kalau ini yang terjadi, kita khawatir program yang besar dan bagus ini dikerjakan oleh kelompok yang tidak kompeten, kira-kira gimana hasilnya, ini lah keluh kesah Muhammadiyah, daripada kita serius, tapi yang lain tidak, mending kita mundur," ungkapnya.
Bukan hanya soal hasilnya saja yang diragukan dari program tersebut, kredibilitas dari Muhammadiyah pun akan menurun. Secara, Muhammadiyah memiliki 30 ribu satuan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Kalau kita dikompetisikan dengan organisasi tidak kredibel dan pengalamannya ngga ada, track recordnya apalagi, kita khawatir hasilnya dinilai masyarakat ngga sesuai dengan harapan pemerintah, kita nanti jadi ikut susahnya," jelas Kasiyarno.
Daripada pihaknya serius untuk membantu pemerintah, sementara yang lain tidak serius. Lebih baik mengundurkan diri. "Daripada kita kena imbas, mending kita mundur diri aja. Tapi kita akan komitmen untuk memajukan pendidikan, sekalipun kita tidak ikut program ini," pungkasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
