alexametrics

BTN Gaet UGM Kembangkan Sekolah Untuk Pengembang Property

20 Maret 2019, 17:55:48 WIB

JawaPos.com – PT Bank Tabungan Negara (BTN) menggandeng Keluarga Alumni Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada, Fakultas Teknik UGM dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menginisiasi sekolah properti. Kolaborasi ini dilakukan dalam wujud School of Property Developer (SPD). Pelatihan bagi para pengembang ini jadi bagian yang telah dibangun  BTN dalam bentuk Housing Finance Center (HFC) pada 16 Oktober 2014 lalu.

“Kerja sama ini diharapkan memberikan tambahan pengetahuan bagi pengembang yang akan membangun proyek perumahan subsidi. Nantinya tidak ada lagi perbedaan kualitas rumah yang dibangun pengembang dengan yang disyaratkan oleh pemerintah,” kata Direktur Utama Bank BTN Maryono usai menandatangani Memorandum of Understanding atau MOU tentang Pengembangan SDM dan Riset di bidang Perumahan dengan Katsgama dan Fakultas Teknik UGM di Jakarta, Rabu (20/3).

Maryono menjelaskan, School of Property Developer (SPD) merupakan program persiapan sertifikasi bagi pengembang – pengembang yang akan membangun perumahan subsidi. Program pendidikan pengembang ini akan berlangsung selama kurang lebih satu bulan dengan metode pembelajaran mencakup inclass learning, site visit, serta penyusunan proposal pembangunan proyek perumahan.

HFC BTN menjadi salah satu bentuk dukungan Bank BTN dalam meningkatkan pasokan rumah, dengan mendidik calon pengembang-calon pengembang baru di bidang perumahan yang nantinya akan membangun proyek-proyek perumahan yang sedang digulirkan pemerintah.

Menurut Maryono, jumlah developer di Indonesia masih belum cukup dengan adanya backlog perumahan yang mencapai 11,4 juta unit. Idealnya dibutuhkan setidaknya 2.000 developer per tahun dengan asumsi per pengembang dapat membangun kurang lebih 400 unit rumah.

“Para developer harus memiliki kompetensi yang cukup dengan cara mengikuti program sertifikasi. Kementerian PUPR akan menerbitkan sertifikasi khusus developer di bidang perumahan,” kata Maryono.

Untuk memperlancar program sertifikasi, SPD yang melibatkan akademisi dan para ahli bidang properti dari Fakultas Teknik UGM dan Katsgama ini akan memberikan pelatihan dan literasi terkait bisnis properti.

Sejak bediri, HFC Bank BTN telah menyelenggarakan program pendidikan bagi pemgembang pemula bekerja sama School of Business and Management Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) dengan nama Mini MBA in Property yang saat ini sudah berjalan sebanyak 13 batch dan mencetak lebih dari 1.000 calon pengembang.

Editor : Mohamad Nur Asikin

BTN Gaet UGM Kembangkan Sekolah Untuk Pengembang Property