JawaPos Radar

Bila Kuliah di Tiongkok, Ini Bahasa yang Wajib Dikuasai

16/08/2017, 06:10 WIB | Editor: Dwi Shintia
Bila Kuliah di Tiongkok, Ini Bahasa yang Wajib Dikuasai
KOMPAK: PPI Tiongkok cabang Harbin, Tiongkok. (Putra Wanda for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kendati banyak perguruan tinggi di Tiongkok yang sudah memiliki reputasi dunia seperti Tsinghua University, Peking University hingga Shanghai Jiaotong University. Namun sebagian besar perkuliaha di Tiongkok menggunakan bahasa Mandarin.

Salah satu penerima beasiswa Chinese Government Scholarship (CGS) asal Indonesia Annisa Dewanti Putri mengatakan, persyaratan yang paling dibutuhkan yaitu untuk kelas tujuan berbahasa pengantar Mandarin yaitu hasil tes HSK (test level bahasa Mandarin) level 4 untuk S1/S2/S3 namun beberapa kampus mengisyaratkan untuk HSK 5.

Tetapi hal itu tidak mutlak dibutuhkan, karena bila pun kalian belum menguasai bahasa Mandarin atau belum memiliki sertifikat HSK maka calon mahasiswa diharuskan menjalani kelas persiapan bahasa Mandarin selama satu tahun di luar masa studi.

Hal itu tidak berlaku bagi yang mengambil kelas dengan English taught. Untuk itu ada sebagian universitas yang menekankan adanya tes bahasa seperti TOEFL/TOEIC dan IELTS. ’’Untuk itu, lebih aman dipersiapkan saja siapkan sertifikat tersebut,’’ papar Annisa.

Bahasa pengantar selama kuliah bisa dipilih menggunakan English atau Mandarin (Bisa dipilih pada saat register dan disesuaikan dengan kampusnya). Pemilihan Bahasa akan menentukan waktu perkuliahan misalnya jika menggunakan pengantar English maka Master selama tiga tahun, jika menggunakan bahasa Mandarin Master akan dambil selama empat tahun (satu tahun pertama belajar bahasa).

Untuk diketahui, selama kuliah, PhD Students di Tiongkok diwajibkan menulis Jurnal dengan High International Reputation (in English) yang terindex SCI (Science CItation Index) dan Index of Engineering atau jurnal yang masuk dalam index Thomson-Reuters (Pemeringkat jurnal dunia paling credible), Jumlah papernya tergantung Universitas (2-3 International Journal) sebelum menyelesaikan PhD.’’Jadi kemampuan Writing English yang baik sangat diperlukan selama kuliah,’’ ulasnya. (*)

(ina/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up