Menyambut Hari Pertama Masuk KB dan TK, Orientasi Siswa Selama Dua Minggu

13/07/2017, 03:13 WIB | Editor: Suryo Eko Prasetyo
DISKUSI: Dari kiri, Eka Lestari, Wido Putri, Eviatus Sholihah, dan Masfufah menyiapkan rencana pembelajaran selama setahun. (Firma Zuhdi Al Fauzi/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Guru di PG/TK Nick Kids Club juga melakukan persiapan untuk menyambut siswa baru. Kemarin (10/7) mereka terlihat menyiapkan program pembelajaran untuk dua semester ke depan. ’’Hari ini (kemarin, Red) kami menyusun secara detail. Kegiatan tiap kali pertemuan disusun dari sekarang,’’ ucap Wido Putri, salah seorang guru. Guru membuat rancangan program pembelajaran mingguan (RPPM) serta rancangan program pembelajaran harian (RPPH).

Ada sembilan guru yang merancang program pembelajaran tersebut. Semua program disesuaikan dengan kurikulum 2013 PAUD. Wido mencontohkan, pada 31 Juli hingga 18 Agustus, mereka mengambil tema Cintai Tubuhku. Yakni, pembelajaran mengenai identitas diri, anggota dan ciri-ciri tubuh, serta pancaindra.

Minggu selanjutnya, ada pembelajaran dengan tema lingkungan yang nyaman. ’’Program tersebut kami susun dengan nama handout pembelajaran Nick. Kami berikan kepada wali murid saat kegiatan parenting pertama,’’ ujar Kepala PG/TK Nick Kids Club Sri Wahyuni Pujiono. Program selama setahun juga tertera dalam handout itu. Termasuk kegiatan rutin seperti penyambutan anak, circle time atau melingkar bersama untuk berdiskusi maupun bercerita, dan salat Duha.

Salah satu program menarik adalah kamping. Kegiatan itu digelar sejak tiga tahun yang lalu. ’’Tahun lalu, kami menggelar kampingdua hari di Alas Prambon,’’ kata perempuan yang akrab disapa Puji tersebut. Saat itu, siswa diajari untuk mandiri. Misalnya, dengan mandi sendiri. Siswa juga belajar mengenal alam, outbound, memetik buah, dan bermain api unggun bersama. ’’Tahun ini, kami berencana kamping ke Batu,’’ imbuhnya.

Sebagai persiapan hari pertama sekolah 17 Juli mendatang, para guru menggelar orientasi dua minggu penuh. Kegiatannya beragam. Mulai ice cream party hingga bermain balon. Hari pertama masuk, 40 anak langsung diajak bernyanyi bersama. Berbagai permainan juga diperkenalkan.

Selain itu, mereka diajak mendengar cerita melalui alat permainan edukatif dan gambar yang ditampilkan lewat proyektor. Dengan begitu, anak didik akan betah. ’’Orang tua boleh mendampingi, tapi hanya seminggu. Setelah itu, orang tua tak boleh mendampingi lagi,’’ tuturnya. (uzi/c18/ai)

Berita Terkait

Rekomendasi