JawaPos Radar

Buat Mahasiswa Politeknik, Ada Kabar Gembira dari Menristekdikti

13/03/2018, 15:10 WIB | Editor: Imam Solehudin
M Natsir
Menristekdikti, M Natsir (Dok.JawaPos)
Share this image

JawaPos.com - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir mendorong Politeknik terus berbenah diri.

Hal itu dilakukan agar Perguruan Tinggi (PT) Politeknik dapat menjadi incaran bagi calon mahasiswa

"Cara pandang masyarakat terhadap politeknik ke depan harus berubah. Selama ini politeknik seolah seperti perguruan tinggi kelas dua. Padahal, lulusan politeknik saat ini sangat kompeten dan dibutuhkan pasar kerja," ujar Nasir di Malang, Jawa Timur, Senin (12/3).

Nasir melihat kebutuhan dunia industri saat ini, menuntut kompetensi lulusan politeknik harus dicocokkan dengan learning outcome yang ada di politeknik.

Caranya adalah dengan merancang program Multi Entry Multi Outcome (MEMO) bagi mahasiswa politeknik.

Nantinya, lanjut Nasir, mahasiswa dapat memilih berbagai altetnatif perkuliahan yang memungkinkan mereka untuk langsung bekerja di industri, dengan tetap dapat kembali lagi ke kampus.

Nasir berharap MEMO dapat mempercepat kebutuhan industri dan memutus mata rantai kemiskinan. Jadi, lulusan politeknik akan selalu siap kerja bukan siap training.

"Tahun pertama misalnya, (mahasiswa) dapat sertifikat KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) level 3, terus mau bekerja, kembali lagi dia (ke kampus) itu bisa melanjutkan ke tahun kedua. Tidak ada DO (drop out), istilahnya zero DO," jelas Nasir.

Terkait penilaian akreditasi, Nasir menyebut banyak politeknik yang sebenarnya berkualitas namun belum mendapat akreditasi yang baik.

Nantinya, Nasir juga menyebutkan pihaknya telah mendapatkan tawaran yang baik untuk para mahasiswa politeknik.

Tawaran tersebut datang dari Taiwan yang menawarkan beasiswa dengan kuota hampir 6000 mahasiswa.

"Para Direktur saya minta untuk berkolaborasi dengan perguruan tinggi di Taiwan dan anak didiknya agar disiapkan untuk masuk ke Taiwan baik di perguruan tinggi maupun industri disana," pungkasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up