JawaPos Radar

Perlukah Bunda Berebut Bangku untuk Anak Saat Tahun Ajaran Baru?

08/07/2018, 12:15 WIB | Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Perlukah Bunda Berebut Bangku untuk Anak Saat Tahun Ajaran Baru?
Ilustrasi seorang ibu mengantar anaknya saat hari pertama sekolah. (George Herald)
Share this

JawaPos.com - Pemandangan unik biasanya selalu terlihat di sekolah saat tahun ajaran baru. Khususnya bagi anak yang baru masuk Sekolah Dasar atau masih duduk di kelas 1-4 SD. Para bunda sengaja datang lebih pagi untuk berebut bangku dengan posisi yang dianggapnya paling strategis.

Sebagai ibu, umumnya ingin anaknya lebih fokus dalam memperhatikan guru. Sehingga para bunda berlomba berebut bangku paling depan untuk anaknya. Upaya apapun dilakukan, dari mulai datang ke sekolah paling pagi, hingga menaruh tas anak saja sebelum jam pelajaran dimulai.

Tindakan tersebut, dipandang oleh Psikolog Anak dan Remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo sebagai sesuatu hal yang tak perlu dilakukan. Sebab posisi duduk di sekolah tak ada kaitannya dengan masalah psikologis anak.

"Posisi duduk tidak mempengaruhi psikologis anak," tegasnya kepada JawaPos.com baru-baru ini.

Vera menjelaskan semua stereotipe yang beredar sekarang seperti 'duduk paling depan adalah anak yang paling pintar' itu bersifat sugestif saja, belum tentu nyata. Sebab, kepintaran anak tak melulu mengenai bangku paling depan. Sehingga berebut bangku, kata dia, biarlah menjadi wewenang guru atau wali kelas.

"Jadi sebaiknya orang tua atau ibu tidak terlalu ikut campur tangan sampai menentukan posisi duduk anaknya, serahkan pada kebijakan guru karena di kelas guru-lah yang berwenang," papar Vera.

Selain berebut bangku, biasanya orang tua khususnya bunda, berinisiatif ingin mengenal wali kelas anaknya. Tentu saja hal itu boleh dilakukan sebatas berkenalan di hari pertama sekolah.

"Berkenalan saja cukup, jika ada yang lebih banyak ingin disampaikan, sebaiknya buat janji bertemu di lain waktu karena hari pertama juga menyibukkan bagi guru," tandasnya.

(ika/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up