JawaPos Radar | Iklan Jitu

Lima Kampus Penerima Mahasiswa Baru Terbanyak di SBMPTN 2018

04 Juli 2018, 09:35:59 WIB | Editor: Ilham Safutra
Lima Kampus Penerima Mahasiswa Baru Terbanyak di SBMPTN 2018
Peserta ujian SBMPTN 2018 beberapa waktu lalu (Miftahulhayat/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com - Dari 165.831 peserta dinyatakan lulus seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) oleh panitia kemarin (3/7), lima kampus dinyatakan sebagai PTN yang menampung mahasiswa terbanyak. Kampus tertinggi menerima mahasiswa baru di SBMPTN yakni Universitas Tadulako, Palu, dengan tingkat kelulusannya mencapai 5.622 peserta.

Kampus dengan kelulusan terbanyak berikutnya adalah Universitas Brawijaya Malang dengan jumlah 4.838 peserta. Lalu disusul Universitas Padjadjaran Bandung (4.556), Universitas Nusa Cendana (4.190), Universitas Indonesia (3.809), dan Universitas Haluoleo (3.804).

Daya tampung SBMPTN tahun ini lebih besar jika dibandingkan dengan tahun lalu. Dia menyatakan, tahun lalu jumlah peserta yang lulus seleksi berbasis ujian tulis itu mencapai 128.085 orang. Sementara itu, pada periode SBMPTN 2016 jumlah peserta yang dinyatakan lulus 98.296 orang.

Lima Kampus Penerima Mahasiswa Baru Terbanyak di SBMPTN 2018
Peserta ujian SBMPTN 2018 (Ist for Jabar Ekspres/Jawa Pos Group)

Ketua Umum SBMPTN 2018 Ravik Karsidi menyatakan, ada beberapa faktor yang mengakibatkan jumlah kelulusan tahun ini lebih banyak. Di antaranya, ada luncuran kursi yang tidak terisi dari SNM PTN yang berbasis portofolio siswa. Kemudian, juga ada pembukaan program studi baru di sejumlah kampus. "Seperti prodi aktuaria dan teknik komputer," tuturnya.

Panitia memaparkan, nilai rata-rata tertinggi dalam SBMPTN dipegang ITB. Baik untuk kelompok saintek maupun soshum (sosial-humaniora). Nilai rata-rata kelompok saintek di ITB mencapai 659,26 poin dan soshum tercatat 648,33 poin. Sementara itu, wakil dari Jawa Timur, ITS Surabaya, berada di urutan keempat. Nilai rata-rata tertinggi 623,50 untuk saintek dan 623,60 untuk soshum.

Sekretaris Panitia SBMPTN 2018 sekaligus Rektor ITS Surabaya Joni Hermana menuturkan, SBMPTN tahun ini menggunakan sistem penilaian baru. Yakni, tidak ada nilai negatif bagi jawaban yang salah. Sebagaimana diketahui, selama ini jawaban salah dalam SBMPTN bernilai -1 poin. Sedangkan jawaban benar bernilai 4 poin. 

(wan/c19/agm)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up