JawaPos Radar

Pernah Kuliah di UT, Wiranto Berbagi Tips Sukses

03/04/2018, 09:40 WIB | Editor: Imam Solehudin
Wiranto
Menkopolhukam, Wiranto. Sebagai alumni Universitas Terbuka, Wiranto memberikan tips kepada para yuniornya bagaimana meraih kesuksesan (Dok.JawaPos)
Share this image

JawaPos.com – Kampus Universitas Terbuka (UT) terkadang masih dipandang sebelah mata. Tapi jangan salah, ternyata banyak orang-orang top yang tercatat sebagai alumni kampus UT.

Salah satunya adalah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto.

Secara khusus Wiranto diundang sebagai pembicara utama di seminar wisuda III tahun 2018 di kampus UT, Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (2/4).

Pada kesempatan ini Wiranto mengatakan menerima dengan baik undangan untuk menyampaikan kuliah terbuka.

’’Karena saya alumnus mahasiswa UT tahun 1993,’’ kata politisi Hanura itu.

Dalam kesempatan itu dia berpesan kepada mahasiswa UT yang akan diwisuda bahwa Indonesia memiliki masa depan cerah.

Indonesia dengan jumlah penduduk yang besar, memiliki potensi untuk bersaing di tingkat global.

’’Syaratnya punya keahlian, pekerjaan, dan penghasilan,’’ katanya.

Wiranto juga menyampaikan pesan supaya UT ikut mendukung program pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan. Sebab baginya pendidikan adalah modal nasional untuk memajukan ekonomi.

Dia mengakui saat ini daya saing bangsa Indonesia belum optimal. Sehingga perlu didukung dengan layanan pendidikan yang luas.

Nah menurut Wiranto dengan pengalaman membuka layanan kuliah jarak jauh, UT punya modal melayani pendidikan secara luas.

Dia juga berharap UT terus berkembang. Sebagai layanan pendidikan yang bisa diakses tanpa batas dan waktu, UT perlu terobosan-terobosan layanan.

Hilmi mengakui saat ini perkuliahan di UT sudah meningkat kualitasnya dibandingkan periode sebelumnya.

"Jumlah mahasiswa UT yang mencapai 280 ribu ini besar sekali," jelasnya.

Dia berharap mahasiswa UT yang banyak dan tersebar di penjuru Indonesia itu tidak melupakan peran mahasiswa untuk pendampingan masyarakat.

Wiranto mengatakan perlu ditanamkan ke mahasiswa UT supaya ilmu pengetahuan jangan dipakai sendiri.

"Tetapi berbabagi ke lingkungan," jelasnya.

Masyarakat, kata Wiranto, juga perlu didampingi untuk mendapatan penyuluhan dan penjelasan.

Perlu ada kerjasama antara mahasiwa UT dengan masyarakat pedesaan. Sehingga masyarakat pedesaan semakin melek ilmu pengetahuan.

(wan/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up