JawaPos Radar

Sempat Dihapus, Mata Pelajaran TIK Kini Bernama Informatika

01/09/2018, 23:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Sempat Dihapus, Mata Pelajaran TIK Kini Bernama Informatika
Suasana seminar nasional guru TIK se-Indonesia di Gedung Guru PGRI Jakarta Pusat (1/9). (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com – Mata pelajaran (mapel) teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dihapus dari daftar pelajaran siswa seiring diberlakukannya Kurikulum 2013 beberapa waktu lalu. Namun tahun depan, pemerintah akan menghidupkan kembali mata pelajaran ini, dengan nama baru yaitu Informatika.

Rencananya, mata pelajaran ini akan diterapkan untuk jenjang SMP dan SMA sederajat. Bakal hadirnya kembali mapel Informatika menjadi tema diskusi dalam seminar nasional guru TIK se-Indonesia di gedung Guru PGRI Sabtu (1/9).

Kepala Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk) Kemendikbud Awaluddin Tjalla menjelaskan, mapel Informatika untuk jenjang SMP akan diberikan selama dua jam pelajaran per pekan. Sedangkan untuk SMA, mapel ini masuk pelajaran pilihan dengan porsi hingga tiga jam pelajaran per pekan.

Sempat Dihapus, Mata Pelajaran TIK Kini Bernama Informatika
Suasana seminar nasional guru TIK se-Indonesia di Gedung Guru PGRI Jakarta Pusat (1/9). (Hilmi Setiawan/Jawa Pos)

Awaluddin mengatakan, ada sejumlah tantangan dalam penerapan mapel Informatika ini. Di antaranya jumlah guru yang hanya sekitar 40.000 orang.

Dari jumlah itu, guru Informatika yang bersertifikasi serta linier jalur kuliahnya hanya sekitar 20.000 orang atau separuhnya. "Di satu sisi belum ada penambahan guru (CPNS, Red) baru," tuturnya di Jakarta kemarin (1/9).

Dia menjelaskan saat ini Kemendikbud masih terus menyiapkan dokumen implementasinya. Selain itu kompetensi dasar mapel Informatika juga terus dikaji, divalidasi, dan diujicoba.

Kemendikbud juga menyamakan persepsi antara akademisi dengan guru. Awaluddin menegaskan mapel Informatika harus disampaikan dengan tepat dan baik.

Hanya saja, belum diketahui apakah mapel ini akan diterapkan secara menyeluruh atau bertahap. Pengamat pendidikan Indra Charismiadji menyambut baik rencana pemerintah menghadirkan kembali mapel TIK yang berubah jadi Informatika.

Dia berharap tidak sekedar ganti nama. Tetapi, materinya juga ditingkatkan ketimbang saat masih bernama TIK dahulu.

"Mapel Informatika bukan siswa belajar cara pakai komputer. Sebab siswa sekarang sudah penduduk dunia digital," tuturnya.

Indra menjelaskan mapel Informatika harus bisa membantu siswa memecahkan masalah, berpikir kritis, berinovasi, serta membangun jiwa kolaborasi memanfaatkan teknologi.

Terkait dengan infrastruktur komputer di sekolah yang masih belum merata, Indra memakluminya. Dilihat dari pelaksanaan ujian nasional yang berbasis komputer saja, lokasinya juga masih terbatas.

Sehingga dia merasa wajar jika salah satu pilihan yang dikaji Kemendikbud adalah menjalankan mapel Informatika ini secara bertahap.

(wan/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up