Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Maret 2018 | 16.55 WIB

Debat Kandidat, Dodi-Giri Dihujani Kritikan

Acara debat Cagub-Cawagub Sumsel di Ballroom Novotel Palembang, Rabu (14/3) malam. - Image

Acara debat Cagub-Cawagub Sumsel di Ballroom Novotel Palembang, Rabu (14/3) malam.

JawaPos.com - Debat kandidat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) 2018 berlangsung di Ballroom Novotel Palembang, Rabu (14/3) malam. Calon Gubernur-Calon Wakil Gubernur (Cagub-Cawagub) Sumsel nomor urut 4 Dodi Reza Alex Noerdin-Giri Ramanda Kiemas menuai banyak kritikan.


Mereka dinilai minim pengalaman serta masa kepemimpinan Gubernur Sumsel saat ini yang masih kurang bermanfaat kepada rakyat. Seperti diketahui, Gubernur Sumsel adalah Alex Noerdin yang merupakan ayah Dodi Reza.


Cagub Sumsel nomor urut 1 Herman Deru mengatakan, masa pemerintahan saat ini belum ada perkembangan signifikan. Bahkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) masih di bawah nasional. Selain itu, infrastruktur hanya terfokus pada satu titik. Yakni, di ibu kota Sumsel.


Hal itu harus jadi evaluasi dan butuh pemimpin yang berpengalaman. "Ini harus diperbaiki cagub yang berpengalaman dalam membangun daerahnya selama beberapa periode," kata Herman.


Lalu, Cagub-Cawagub Sumsel nomor urut 2 Aswari Rivai-Irwansyah pun ikut menyinggung soal tagline pasangan Dodi-Giri. Yakni, Sumsel memanggil. Menurut Aswari, seharusnya Musi Banyuasin (Muba) memanggil bukan Sumsel memanggil. Karena kasian rakyat Muba ditinggal sang Bupati padahal belum sampai satu tahun menjabat. "Bagaimana bisa membangun daerahnya jika jabat saja belum satu tahun," ujarnya.


Hal senada diungkapkan Cagub Sumsel nomor urut 3 Ishak Mekki. Menurutnya, di masa kepemimpinan Alex Noerdin masih banyak sejumlah kekurangan. Seperti infrastruktur yang rusak dan hanya terfokus pada satu titik. "Saya memang sebagai wakil gubernur. Tapi saya tidak dapat berbuat banyak karena kendali kebijakan di tangan hubernur," ujarnya.


Menanggapi penilaian dan kritikan tersebut, Dodi Reza Alex Noerdin mengklaim bahwa Sumsel merupakan provinsi terbaik untuk penilaian IPM selama dipimpin Alex Noerdin. "IPM kami ini (Sumsel) nomor empat secara nasional, pak Herman Deru. Artinya, IPM Sumsel itu baik," tegasnya.


Dodi memang baru menjabat sebagai Bupati Muba sekitar satu tahun. Namun dengan mencalonkan diri sebagai cagub dan jika dipercaya masyarakat, maka dia akan lebih leluasa membangun Muba.


Saat ini juga terus menjadi perhatiannya. Bahkan, program percepatan pembangunan yang dilakukannya di Muba menuai prestasi. "Artinya, saya tidak pernah lupa dengan janji saya saat berkampanye sebagai Cabup Muba untuk melakukan percepatan pembangunan," kata Dodi menanggapi penilaian negatif cagub Aswari Rivai.


Ia juga mengakui di masa kepemimpinan saat ini masih ada yang kurang. Seperti yang dinyatakan Ishak Mekki. Karena itu, ia berjanji akan menuntaskan setiap kekurangan dengan bersinergi dengan Giri Ramanda Kiemas.


Giri sangat paham dengan pengaturan anggaran mengingat pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Sumsel. Sedangkan Dodi sendiri berpengalaman baik di DPR RI dan lain sebagainya. "Kami yakin mampu menjadikan Sumsel lebih baik lagi kedepannya," tutup Dodi.

Editor: Soejatmiko
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore