← Beranda

Bikin Pusing! Lampu Senja Motor Gampang Mati? Ini 4 Biang Keroknya dan Cara Mengatasinya!

Nanda PrayogaSenin, 8 September 2025 | 22.39 WIB
Ilustrasi lampu kendaraan. (Rian Alfianto/JawaPos.com)

JawaPos.com-​Lampu motor yang sering putus memang bisa sangat menjengkelkan. Selain mengganggu kenyamanan berkendara, lampu senja yang mati juga bisa membahayakan keselamatan, apalagi saat berkendara di malam hari. 

Sebelum kamu buru-buru mengganti lampu, ada baiknya kamu tahu apa saja penyebab umum lampu senja motormu sering mati. ​Ternyata, ada beberapa faktor yang bisa jadi biang kerok masalah ini. 

Mulai dari kesalahan sederhana hingga masalah kelistrikan yang lebih serius. Dengan mengetahui penyebabnya, kamu bisa lebih mudah menemukan solusi yang tepat.

Berikut adalah 4 penyebab utama lampu senja motor cepat mati yang perlu kamu tahu seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1.​ Penggunaan Lampu yang Tidak Sesuai Standar Pabrikan

Kamu mungkin sering tergoda untuk membeli lampu senja motor yang tidak asli keluaran pabrikan karena harganya yang lebih murah. Padahal, lampu asli dirancang khusus dengan spesifikasi kelistrikan motor, termasuk daya (watt) yang sesuai. 

Membeli lampu sembarangan dengan watt yang terlalu besar dapat membebani sistem kelistrikan motor dan membuat lampu cepat putus. Jadi, lebih baik investasikan sedikit uang untuk lampu asli pabrikan demi keawetan yang lebih baik.

2. ​Korsleting pada Kabel

Lampu motor bekerja dengan aliran listrik yang disalurkan melalui kabel. Jika ada kabel yang rusak, terkelupas, atau bahkan putus, bisa terjadi korsleting yang menyebabkan lampu cepat mati. 

Korsleting juga bisa disebabkan oleh konektor kabel yang longgar akibat getaran saat motor digunakan. Cek kondisi kabel-kabel di sekitar lampu senja motormu. Jika ada yang rusak atau terkelupas, segera ganti dengan yang baru untuk memastikan aliran listrik lancar.

3. ​Kerusakan pada Kiprok

Komponen vital ini berfungsi untuk menstabilkan arus listrik yang masuk ke lampu. Jika kiprok rusak, arus listrik yang dialirkan bisa menjadi tidak stabil dan berlebihan. Arus yang terlalu besar ini akan membuat lampu mudah putus. 

Jika kamu sudah mengecek lampu dan kabel dan semuanya baik-baik saja, ada kemungkinan besar penyebabnya adalah kiprok yang rusak. Solusinya adalah mengganti atau memperbaikinya secepat mungkin.

4. ​Air Masuk ke dalam Reflektor

Air hujan atau air saat mencuci motor bisa masuk ke dalam reflektor jika ada lubang atau celah. Hal ini biasanya terjadi jika dudukan lampu (fitting) tidak memiliki karet pelindung. 

Jika lampu senja motormu sering mati dan ada tanda-tanda kehijauan pada lampunya, kemungkinan besar ini disebabkan oleh air yang masuk. Segera periksa dan ganti fitting lampu dengan yang memiliki karet pelindung, lalu pasang lampu yang baru.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah