← Beranda

Suara Berisik Mesin Sepeda Motor? Ini 8 Penyebabnya!

Nanda PrayogaSelasa, 15 Juli 2025 | 01.48 WIB
Ilustrasi mesin sepeda motor. (Dinarsa Kurniawan/JawaPos.com)

 

JawaPos.com-Suara berisik dari mesin motor saat pertama kali dinyalakan bisa menjadi tanda adanya masalah pada komponen internal. Selain mengganggu kenyamanan, suara-suara seperti ketukan, desisan, atau decitan ini bisa menjadi indikator awal kerusakan yang lebih serius jika dibiarkan.

Ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan mesin motor mengeluarkan bunyi tidak wajar, mulai dari keausan komponen, kurangnya pelumasan, hingga pemasangan yang tidak tepat. 

Untuk menghindari risiko kerusakan lebih lanjut, berikut 8 penyebab umum suara berisik saat mesin dinyalakan yang perlu kamu ketahui seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!

1. Rantai Keteng Bermasalah

Jika rantai keteng sudah kendor atau aus, suara berisik seperti “tek-tek” atau “klotok-klotok” dapat terdengar saat mesin hidup. Rantai ini mengatur buka-tutup klep mesin, dan bila tidak berfungsi optimal, bisa menimbulkan gesekan berlebihan. Pemeriksaan berkala dan penggantian jika perlu akan membantu mengatasi masalah ini.

2. Keausan pada Piston

Piston yang sudah aus akan menimbulkan bunyi ketukan keras ketika mesin menyala, terutama saat akselerasi. Hal ini biasanya disebabkan oleh pelumasan yang kurang atau kualitas oli yang buruk. Mengganti piston dan rutin mengganti oli akan memperpanjang umur mesin.

3. Setelan Klep Tidak Presisi

Setelan klep yang terlalu rapat atau longgar bisa menimbulkan suara gesekan atau ketukan halus dari area kepala silinder. Masalah ini bisa diatasi dengan melakukan penyetelan ulang klep sesuai standar pabrikan.

4. Bearing Mesin Aus

Bearing yang mulai rusak, baik di crankshaft maupun camshaft, bisa menimbulkan suara berdecit atau “klotok-klotok” saat mesin menyala. Ini umumnya disebabkan oleh pelumasan yang kurang atau penggunaan oli yang tidak sesuai. Penggantian bearing dan perawatan sistem pelumasan menjadi solusi utamanya.

5. Kerusakan pada Knalpot

Knalpot yang bocor atau pemasangannya tidak rapat akan membuat suara mesin jadi lebih bising dari biasanya. Periksa seluruh sambungan knalpot dan ganti bagian yang rusak untuk mengembalikan kinerjanya seperti semula.

6. Tensioner Melemah

Tensioner yang lemah membuat ketegangan rantai keteng tidak stabil, sehingga menimbulkan suara gesekan saat mesin menyala. Gantilah tensioner jika sudah aus, dan gunakan suku cadang yang direkomendasikan.

7. Kualitas atau Jumlah Oli Buruk

Pelumas yang tidak mencukupi atau kualitasnya menurun akan menyebabkan gesekan berlebih antara komponen mesin, sehingga terdengar bunyi kasar. Selalu cek level oli secara rutin dan lakukan penggantian sesuai jadwal.

8. Setang Piston Oblak

Jika setang piston longgar akibat bantalan poros engkol aus, akan muncul suara “tek-tek” yang makin keras saat gas dilepas. Ini umum terjadi pada motor yang sering digunakan dalam kondisi berat. Ganti bantalan dan periksa setang piston untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. (*)

 

 

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan