JawaPos.com – Mitsubishi Xpander Cross dan Suzuki XL7 berada pada segmen yang sama, yakni Low Sport Utility Vehicle (LSUV). Keduanya pun sama-sama memiliki harga yang relatif terjangkau.
Xpander Cross dibanderol mulai dari Rp 327 juta, sedangkan XL7 dihargai mulai dari Rp 260 juta. Oleh karenanya, keduanya pun menyasar pecinta otomotif yang mencari LSUV murah.
Meski begitu, kedua mobil ini tetap memiliki performa yang gahar dan sejumlah fitur menarik di kelasnya. Terlebih XL7 saat ini sudah tersedia dengan varian Hybrid.
Daripada bingung, berikut perbandingan Xpander Cross dengan XL7 selengkapnya.
Spesifikasi Mitsubishi Xpander Cross
Mitsubishi Xpander Cross memiliki dua varian, yakni MT dan Premium CVT. Kedua varian yang berbahan bakar bensin ini dibekali tenaga 104 hp dengan 6.000 rpm, serta torsi 142 Nm dengan putaran mesin 4.000 rpm.
Kapasitas mesin pun berada di angka 1.499 cc, dan mesin yang digunakan adalah 1.5L Petrol Engine, 4 Cylinder 16 Valve DOHC.
Teruntuk dimensi, mobil ini memiliki panjang 4.595 mm, lebar 1.790 mm, tinggi 1.750 mm, serta ground clearance 225 mm. Kapasitas tangki berada di angka 45 liter dengan 7 kapasitas tempat duduk.
Pada fitur keamanan, Xpander Cross menggunakan central locking, power door locks, anti theft device, alarm mobil, dan engine immobilizer.
Pada fitur hiburan dan komunikasi, ada Soket USB, sambungan bluetooth, radio AM/FM, speaker depan, speaker belakang, smartphone connectivity, lingkar kemudi dengan tombol multifungsi dan layar sentuh.
Suzuki XL7
Mobil ini memiliki 6 varian. Di antaranya Zeta MT, Zeta AT, Hybrid Beta MT, Hybrid Alpha MT, Hybrid Beta AT, dan Hybrid Alpha AT.
Pada varian berbahan bakar bensin, mobil ini dibekali dengan tenaga 103 hp dengan 6.000 rpm serta torsi 238 Nm dengan 4.400 rpm. Kapasitas mesin pun berada di angka 1.462 cc dengan empat silinder dan 16 Valve.
Sedangkan pada varian Hybrid, mobil ini dilengkapi teknologi mild hybrid yang dilengkapi dengan Integrated Starter Generator (ISG).
Mild hybrid sendiri berarti memberikan tenaga listrik tambahan ke mekanikal mesin. Berbeda dengan strong hybrid yang mana tenaga elektriknya langsung disalurkan ke roda penggerak.
Yang membuat varian hybrid berbeda, lantaran dilengkapi dengan Baterai lithium-ion berkapasitas 10 Ah yang tersimpan di bawah jok penumpang depan. Baterai ini menyimpan energi saat kendaraan melambat dan memberikan efisiensi.
Sama halnya dengan varian bensin, mesin konvensional pada varian hybrid juga dibekali dengan tenaga 103 hp dengan 6.000 rpm serta torsi 238 Nm dengan 4.400 rpm. Kapasitas mesin pun berada di angka 1.462 cc dengan empat silinder dan 16 Valve.
Lanjut ke sisi dimensi, semua varian mobil ini memiliki panjang 4.450 mm, lebar 1.775 mm, dan tinggi 1.710 mm.
Selain itu, fitur keamanan mobil ini mencakup anti lock braking system, EBD (electronic brake distribution), pengingat pintu terbuka, crash sensor, kantong udara pengemudi, airbag penumpang depan, pengingat pemakaian sabuk pengaman, sabuk pengaman belakang, hingga child safety locks.
Juga ada ISOFIX child seat mounts, spion tengah lipat, sensor parkir, rear parking sensors, kamera belakang, pelindung benturan depan, pelindung benturan samping, dan engine check warning.
Pada fitur hiburan dan komunikasi, terdapat soket USB, sambungan bluetooth, radio AM/FM, speaker depan, speaker belakang, lingkar kemudi dengan tombol multi fungsi, dan layar sentuh.
Perbandingan Harga Keduanya
Kedua mobil dibanderol dengan harga yang tak begitu merogoh kocek di kelasnya. Berikut rinciannya:
Mitsubishi Xpander Cross (harga OTR)
MT, Rp 327,5 juta
Premium CVT, Rp 353,15 juta
Suzuki XL 7 (harga OTR)
Zeta MT, Rp 260,2 juta
Zeta AT, Rp 271,2 juta
Hybrid Beta MT, Rp 288 juta
Hybrid Alpha MT, Rp 298 juta
Hybrid Beta AT, Rp 299 juta
Hybrid Alpha AT, Rp 309 juta