← Beranda

Jangan Asal Murah, Simak Tips Memilih Ban Mobil yang Baik dan Benar Agar Selamat di Jalan

Rian AlfiantoJumat, 9 Agustus 2024 | 21.01 WIB
Ilustrasi memilih ban mobil. (Freepik)

JawaPos.com - Ban mobil bukan menjadi salah satu komponen fast moving yang wajib diganti secara periodik dalam waktu cepat. Namum demikian, ban ini juga memiliki usia pemakaian, wajib diganti apabila sudah waktunya diganti, dan apabila ban sudah tidak layak dipakai misalnya botak atau ada sobek.

Di pasaran sendiri tersedia beragam jenis dan merek ban mobil yang bisa dipilih. Namun seringkali, para pemilik mobil ini hanya berpatokan pada harga dalam menentukan ban mobil yang akan mereka beli.

Memang tidak sepenuhnya salah, namun juga tidak tepat. Selain harga ,ada pertimbangan lainnya yang perlu diikuti dalam pemilihan ban mobil. Dilansir dari Goodyear, berikut tips memilih selengkapnya.

Harus Sesuai Tipe dan Peruntukan

Tips memilih ban mobil yang pertama adalah dengan menyesuaikan tipe dan peruntukan ban dan mobil Anda. Kalau Anda bukan seorang modifikator atau atlet olah raga otomotif yang gemar uji coba dan bongkar-pasang sparepart mobil, maka paling aman adalah menggunakan ban dengan ukuran dan profil sesuai bawaan pabrikan mobil.

Sebab, setiap kendaraan umumnya memiliki ukuran default tersendiri dari pabrikan. Produsen mobil tentu telah menghitung dengan cermat faktor keselamatan kendaraan berbanding lurus dengan tipe ban yang digunakan, terdiri dari speed rating, jumlah plies, load index, profile dan ukuran rim yang sesuai dengan ruang gerak roda.

Namun demikian, dengan bantuan perhitungan dari teknisi berpengalaman dan terlatih tentu Anda bisa melakukan inch up dari sisi ukuran ban yang digunakan, atau fitur tambahan hasil aplikasi teknologi terkini dari ban itu sendiri. Tapi pastinya Anda tidak akan memilih ban pacul untuk tipe mobil sedan, kan?

Harus Sesuai Kebutuhan

Selain sesuai peruntukan, tips kedua adalah harus sesuai kebutuhan. Misalnya, pahami kode A/T, M/T, H/T. Bukan sembarang huruf tanpa makna, kode tersebut memiliki arti. Misalnya All Terrain atau A/T untuk semua jenis medan jalan (non ekstrim), M/T atau Mud Terrain untuk jalan berbatu, lumpur dan sebagian besar jalan tipe off road.

Sedangkan H/T atau High Terrain merujuk pada highway, bukan high mountain atau pegunungan yang artinya untuk jalan diperkotaan dan jalan raya. Pembedanya adalah pada kembangan atau pola telapak ban yang berhubungan dengan daya cengkeram, kemampuan menapak permukaan dan efek samping pada getar, suara dan harga.

Anda tidak mungkin memberikan mobil sedang istri dengan ban M/T bukan, selain berisik, boros bensin, juga tidak nyaman. Maka, memilih ban juga harus sesuai kebutuhan, jangan ban off-road dipakai untuk kebutuhan jalan raya.

Ikuti Petunjuk Ban Bawaan

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, pada setiap kendaraan umumnya tercantum tipe ban apa yang dibutuhkan. Sebagai contoh P 195/55R16 87V yang artinya:

P: Passenger yang artinya ban mobil diperuntukan bagi kendaraan penumpang.

195: Angka ini merujuk pada lebar telapak ban dalam satuan milimeter.

55: Aspek rasio pada ketebalan ban dalam satuan persentase.

R16: Kode ukuran velg yang cocok dengan ban.

87: Batas beban tumpuan yang mampu ditanggung.

V: Kecepatan maksimum, untuk V artinya 240 km/jam.

Selain dilihat dari ukurannya, jenis-jenis ban juga berpengaruh terhadap performa seperti ban radial, ban bias, ban tubeless, dan ban tubetype.

Lihat Ketebalan Ban

Tips memilih ban mobil selanjutnya adalah dengan melihat ketebalan pada ban. Ban yang dinilai baik untuk dikendarai memiliki aspek ration ketebalan dengan rata-rata di angka 50 persen. Karena ban memiliki ketebalan yang berfungsi sebagai bantalan bentur dan kenyamanan (cushion) penumpang kendaraan.

Memang jika dilihat harganya, ban yang tebal memiliki harga yang lebih mahal, namun dibandingkan ban mobil murah yang tipis, ban jenis ini lebih awet karena tidak cepat “botak” serta lebih memiliki keseimbangan yang baik.

Desain Alur dan Motif yang Sesuai

Sebagai komponen yang langsung bersentuhan dengan jalanan, alur dan motif ban memiliki peran yang besar untuk menentukan keamanan dan kenyamanan berkendara. Bila Anda sering melewati jalanan basah atau tinggal di daerah dengan curah hujan yang tinggi misalnya, tips memilih ban mobil dari kami sebaiknya Anda memilih ban mobil dengan desain V atau directional yang memiliki daya pecah massa air lebih tinggi sehingga menurunkan potensi terjadinya aquaplanning.

Sementara untuk jalanan yang bergelombang, desain ban dengan alur yang bulat dapat membuat performa di jalanan lebih nyaman.

Lihat Tahun Produksi Ban

Apakah ban memiliki kedaluwarsa? Menjadi pertimbangan tips memilih ban mobil bagi Anda yang sedang mencari, ban sebenarnya tidak punya masa kadaluwarsa selama penyimpanan memenuhi syarat, tidak tergenang air atau bensin, tidak terpapar matahari langsung, tidak ditumpuk atau disimpan dengan beban tidak seimbang sehingga konstruksi ban terdeformasi.

Meskipun sebagian orang menyatakan masa tunggu ban adalah lima tahun, tapi pada kenyataannya selama kondisi karet atau kompon telapak dan seluruh ban masih dalam keadaan baik, mereka tetap layak jalan. Patokan umum yang Anda bisa pakai hanyalah kapan ban itu dibuat.

Bacalah weekly serial number pada dinding samping luar. Empat angka menunjukkan minggu keberapa dan tahun kapan ban di produksi. Misalnya saja 0619 yang berarti ban dibuat pada minggu ke-6 di tahun 2019. Lalu perhatikan kondisi ban keseluruhan dan cobalah beri beban dalam posisi berdiri, bila Anda melihat kekakuan pada salah satu bagian, hindari menggunakannya.

Pilih Ban dari Merek Terpercaya

Terakhir, sebelum memutuskan membeli dari brand tertentu, sebaiknya Anda meminta teknisi untuk menunjukan ban dari beragam merek yang setipe. Untuk tips memilih ban yang satu ini, Anda juga dapat berselancar mencari informasi sebanyaknya mengenai fitur dan layanan tambahan yang diberikan untuk setiap pembelian ban dan memastikan hanya memilih merek yang sudah terpercaya, jangan abal-abal apalagi palsu.

EDITOR: Edy Pramana