← Beranda

Kabar Duka Buat Pecinta Moge, Suzuki GSX-R 1000 Bakal Disuntik Mati

Rian AlfiantoKamis, 20 Juni 2024 | 23.48 WIB
Ilustrasi: Suzuki GSX-R1000 2024.

 
JawaPos.com - Suzuki memiliki salah satu motor gede alias moge yang legendaris hingga saat ini. Bahkan model terbarunya masih dibuat, sempat juga digunakan sebagai salah satu motor balap di MotoGP saat Suzuki masih jadi peserta di ajang balap tersebut.
 
Moge Suzuki yang paling terkenal adalah lini GSX-R. Terbesar dari model tersebut adalah GSX-R1000 dan jadi moge Suzuki yang paling dicari para pecinta sepeda motor berperforma tinggi. Termasuk juga di Indonesia.
 
Namun kini, ada kabar sedih buat para pecinta moge Suzuki. Sebabnya adalah berita mengenai Suzuki GSX-R1000 yang bersiap menghadapi akhir ceritanya alias akan segera disuntik mati.
 
Di seluruh dunia, GSX-R atau Gixxer dengan spesifikasi terbaik sedang sekarat. Dalam beberapa bulan terakhir, Suzuki GSX-R1000 telah dihentikan produksinya di Inggris, Eropa, dan yang terbaru di negara asal Suzuki, Jepang, menurut VisorDown.
 
Dan langkah ini dilakukan setelah Suzuki meninggalkan MotoGP pada tahun 2022, dan bergerak menuju “masyarakat yang lebih berkelanjutan” yang tampaknya tidak mencakup motor berperforma tinggi.
 
Seperti sudah disinggung di atas, berita penghentian model tersebut seharusnya tidak menjadi kejutan besar, karena Inggris dan Eropa kehilangan kemampuan untuk membeli GSX-R1000 baru pada tahun 2023, dan model yang ada di diler saat ini mungkin adalah unit sisa saja.
 
Bagi para penggemarnya ini jelas kabar menyedihkan, mengingat GSX-R1000 adalah salah satu moge yang laris selama beberapa dekade ini. Motor tersebut juga menjadi rival berat Yamaha R1 di kelas yang sama yakni super sport 1.000 cc.
 
Penarikan diri Suzuki dari pasar sepeda motor sport berkapasitas liter-plus secara efektif ditutup ketika mereka menarik diri dari balap motor roda dua papan atas, MotoGP. Merek yang bermarkas di Hamamatsu, Jepang itu mengumumkan penarikan diri dari kejuaraan MotoGP pada pertengahan tahun 2022, dan meninggalkan kejuaraan elit olahraga sepeda motor pada akhir tahun yang sama.
 
Dua kemenangan di akhir musim, satu di Phillip Island dan satu lagi di putaran akhir musim (dan penutupan tirai) di Valencia berkat Alex Rins meningkatkan mood dan harapan para penggemar. Namun, keputusan dewan direksi Suzuki sudah bulat, dan Suzuki secara resmi menyebutkan perlunya beralih ke 'masyarakat yang lebih berkelanjutan' sebagai alasannya.
 
Ada harapan Suzuki bisa beralih dari MotoGP ke WorldSBK, sebuah langkah yang hampir pasti menyelamatkan nasib GSX-R1000. Sayangnya hal itu tidak terjadi dan sampai sekarang, satu-satunya kompetisi internasional yang masih diikuti secara resmi oleh Suzuki adalah Endurance World Championship, di mana tim Yoshimura SERT (dijalankan oleh Suzuki France) memimpin klasemen dengan selisih satu poin (atas YART Yamaha) setelah dua dari empat putaran.
 
Namun demikian, website Suzuki Jepang masih mencantumkan beberapa model sporty faired, yaitu Hayabusa big-bore, GSX -S1000GT, GSX-8R yang baru dirilis, GSX250R, Gixxer SF250, dan GSX-R125. Jadi para penggemar sepeda motor sport Suzuki di Jepang mempunyai beberapa motor untuk dipilih selagi masih ada.
EDITOR: Estu Suryowati