JawaPos Radar

Begini Ritual Wajib Agar Airbrush Di Tubuh Motor Tetap Molek

28/03/2018, 05:00 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Begini Ritual Wajib Agar Airbrush Di Tubuh Motor Tetap Molek
Ilustrasi ritual perawatan airbruh pada sepeda motor (Teguh Jiwa Brata / JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kualitas airbrush menentukan perawatan. Airbrush murahan butuh ritual perawatan rumit juga merepotkan. Nah, biar enggak ribet sebaiknya pilih bengkel airbrush berkualitas. Seperti apa to ciri airbrush berkualitas itu? Kemudian bagaimana pula cara perawatan airbrush yang benar?

Umumnya bengkel airbrush menganjurkan konsumen tidak terlalu sering dan kelamaan menjemur kendaraan di bawah terik matahari. Bahkan, beberapa bengkel menyarankan supaya motor atau helm yang sudah dihias airbrush tidak terkena sinar matahari dalam jangka waktu beberapa haris setelah pengecatan.

Tidak semua bengkel “menganut” pantangan seperti itu. “Sebenarnya nggak selalu seperti itu. Tergantung kualitas cat yang digunakan dan proses pengecatan bengkel yang bersangkutan,” papar Angsi Darwin seniman airbrush dari Tekuplak Custom, bengkel modifikasi di Cileduk, Tangerang Selatan, Jawa Barat.  Tiap tukang cat punya trik berlainan. Hardener menjadi salah satu kunci kualitas airbrush. “Takaran yang saya terapkan yaitu 2:1. Dua bagian pernis, dan 1 bagian hardener,” katanya menjelaskan.

Di antara bahan yang digunakan untuk airbrush, hardener harganya paling mahal. Maka tak mengherankan jika banyak bengkel airbrush mengurangi porsi hardener untuk menekan biaya produksi. Harganya memang jadi lebih murah, Bro. Tapi soal kualitas pasti menjadi melorot.  Menurutnya, kondisi cuaca penyebab kualitas airbrush menjadi cepat memudar yaitu hujan. “Justru hujan yang mengakibatkan lapisan pernis menjadi pudar. Cuaca panas, sebenarnya malah menguntungkan tukang cat airbrush,” papar pria bertato itu.

Lantas bagaimana dengan airbrush yang pecah-pecah akibat terkena paparan sinar matahari? “Itu sekali lagi sebenarnya tergantung dengan merek pernis yang digunakan. Kalau yang digunakan itu merek Sikkens, atau Spies Hecker itu mau dijemur berapa lamapun it,s OK gitu lho. Nggak akan pecah,” kata pria humoris itu.

Kualitas airbrush juga bisa diukur dengan tenggat waktu pemberian garansi. Semakin lama jangka waktu garansi yang diberikan, maka kualitas airbrush dari bengkel tersebut juga kian bagus. “Kita di sini memberikan garansi selama satu tahun. Kalu sebelum satu tahun pernis lu pecah atau pudar, bengkel Tekupla akan melakukan cat ulang gratis,” imbuhnya.

Nah, sekarang  jadi tahu kan. Airbrush berkualitas alakadarnya justru butuh perawatan yang ribet. Sebaliknya, airbrush berkualitas itu tahan banting, tahan lama pun tak butuh ritual perawatan yang neko-neko.

Lantas berapa ongkos airbrush berkualitas itu? Untuk pengecatan sebuah motor matik, dibutuhkan biaya Rp 3,5 juta – 4 juta.  Soal kualitas airbrush, menurutnya bisa dicirikan dengan kejernihan hasil pengecatan. “Airbrush berkualitas terlihat jernih. Permukaannnya licin dan benar-benar wet look begitu lah. Nah, kalu pakai pernis murahan nggak bisa seperti itu,” kata seniman airbrush dari Depok, Jawa Barat itu.

Perawatan airbrush, saran lainnya yaitu cukup mencuci sepeda motor dengan shampo khusus sepeda motor atau mobil. Enggak perlu setiap saat dipoles. “Terlalu sering dipoles sebenarnya malah bisa membuat lapisan pernis jadi tergerus, lantas cepat menjadi pudar. Mau pernis sebagus  apapun jika setiap kali sehabis dicuci dipoles pasti jadi cepat pudar,” imbuhnya.

Jadi apakah pemolesan dilarang sama sekali? Pemolesan cukup 2 buan sekali.  Maestro airbrush ini juga menyarankan agar  melakukan pemolesan menggunakan AMWAY. Airbrush berkualitas dengan perawatan yang tepat bisa mencapai usia 2 tahun.  Perawatan lain yang sebaiknya rutin dilakukan yaitu melakukan proses pernis ulang. “Paling tidak setiap 7 bualan sekali sebaiknya dipernis ulang. Itu pun kalau pernisnya sudah pudar,” Tutupnya.

(tjb/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up