JawaPos Radar

Hindari Mitos, Berikut Waktu yang Tepat untuk Spooring and Balancing

27/05/2018, 15:55 WIB | Editor: Mochamad Nur
Hindari Mitos, Berikut Waktu yang Tepat untuk Spooring and Balancing
Ilustrasi ban mobil (Pixabay.com)
Share this

JawaPos.com – Untuk bisa bekerja optimal, peforma ban yang baik sudah menjadi satu keharusan. Salah satunya mengukur sudut kemiringannya. Sayangnya, sering kali para pemilik mobil tidak tahu, bahkan tidak peduli dengan kemiringan ban atau konektivitas antara kemudi dan ban. Banyak yang menganggap remeh hal tersebut, padahal itu bisa memicu kecelakaan kendaraan yang tidak diinginkan.

Guna menghindari peristiwa yang tidak mengenakkan, ada baiknya melakukan spooring terhadap mobil yang sering dikendarai. Sebelumnya, banyak sekali mitos yang beredar dikalangan masyarakat, perihal kapan harus melakukan spooring dan balancing terhadap mobil yang dimiliki.

“Salah satu mitos yang beredar di masyarakat adalah, mobil harus dilakukan spooring dan balancing ketika sudah mencapai jarak sekian kilometer atau bahkan sudah lewat enam bulan atau lebih. Padahal mitos tersebut tidak lah benar,” tutur Kevinski Himawan Vice President dari PT Himawan Putra, di Pluit, Jakarta Utara, Minggu (27/5).

Hindari Mitos, Berikut Waktu yang Tepat untuk Spooring and Balancing
Ilustrasi ban mobil (Pixabay.com)

Lalu sebenarnya kapan kita harus melakukan spooring dan balancing terhadap roda kita? Kevin mengakui tidak ada waktu yang pasti. Akan tetapi ada tanda-tanda tertentu yang menyebabkan mobil tersebut harus segera dilakukan spooring. Pasalnya, jika sudah masuk periode itu dan tidak disegerakan, bisa mengganggu performa mobil, bahkan yang terburuk bisa terjadi sebuah peristiwa yang tidak diinginkan.

“Seperti antara kemudi mobil sudah tidak sinkron dengan roda. Maksudnya ketika kita sudah melakukan belok ke kiri tetapi roda masih dalam posisi lurus, atau bisa juga dalam adanya getaran karena posisi roda sudah tidak seimbang,” lanjut Kevin.

Kevin pun sependapat bahwa wajar saja jika spooring tidak bisa ditentukan waktu, karena dari kejadian yang dilapangan ada uga beberapa faktor yang menjadikan tidak menentunya kegiatan spooring. “Diantaranya adalah kondisi atau kontur jalan yang bergelombang, gaya mengemudi, lalu beban di dalam mobil. Itu semua bisa mempengaruhi kapan harus melakukan spooring dan balancing,” katanya.

Selain itu Kevin juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bersikap kritis terhadap tempat bengkel, saat hendak melakukan spooring. “Sebaiknya kita minta catatan sebelum dan sesudah dilakukan spooring. Itu sangat penting bagi pelanggan, untuk mengtahui apakah benar-benar dilakukan spooring atau tidak. Biasanya akan nada warna tertentu saat sebelum dan sesudah dilakukan spooring,” jelas dia.

Menanggapi pernyataan Kevin, Manager Marketing PT Himawan Putra Faisal Ramadani mengatakan, bahwa saat ini sudah ada alat bernama Hunter Wheel Aligner Digital.

“Alat ini mampu mendetesi apakah mobil harus segera di spooring atau tidak, sebab hanya memakan waktu satu menit untuk mendapatkan penjelasan itu. Jadi kita tidak perlu repot-report lagi untuk mengetahui apakah butuh spooring atau tidak. Lalu di mana bisa mendapatkan teknologi itu, bisa di akses di www.himawanputra.com/partners,” ungkap Faisal.

(ipy/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up