Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 April 2026 | 05.19 WIB

Risiko Tak Terlihat di Mobil: Bahaya Kursi Otomatis bagi Anak, Perlukah Pakai Baby Car Seat

Ilustrasi baby car seat. (Istimewa) - Image

Ilustrasi baby car seat. (Istimewa)

JawaPos.com - Satu tombol bisa melipat kursi mobil dalam hitungan detik. Namun jika lengah, fitur ini juga bisa menjadi ancaman bagi keselamatan anak di dalam kabin.

Teknologi kabin mobil semakin canggih, termasuk kursi yang bisa dilipat otomatis. Sayangnya, tanpa pengawasan, fitur ini menyimpan potensi bahaya bagi penumpang balita.

Kemudahan fitur kursi otomatis di mobil modern tak selalu bebas risiko. Tanpa prosedur yang tepat, anak-anak bisa menjadi pihak paling rentan di dalam kabin.

Fitur kursi lipat otomatis atau power folding seats di balik kepraktisan tersebut, ada potensi bahaya yang perlu diwaspadai, terutama bagi penumpang anak.

Sejumlah insiden menunjukkan risiko anak terjepit mekanisme kursi yang bekerja secara elektrik. Karena itu, penggunaan baby car seat kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dari keselamatan berkendara.

Baby car seat berfungsi menjaga posisi anak tetap aman dan tidak mudah berpindah saat mobil berjalan atau ketika kursi sedang dilipat. Selain melindungi dari benturan, perangkat ini juga mencegah anak mendekati area mekanisme kursi yang berisiko menjepit.

Salah satu fitur penting yang perlu diperhatikan adalah ISOFIX. Sistem ini mengaitkan kursi anak langsung ke rangka mobil, sehingga lebih stabil dan mengurangi risiko pemasangan yang tidak tepat.

Selain penggunaan car seat, pengemudi juga perlu memastikan area kabin belakang dalam kondisi aman sebelum mengaktifkan fitur pelipatan kursi. Pastikan tidak ada benda yang menghalangi rel atau engsel kursi, karena dapat memicu gangguan mekanisme atau bahkan membahayakan penumpang.

Pemilihan car seat juga harus disesuaikan dengan usia dan ukuran tubuh anak. Produk yang tepat akan memberikan perlindungan maksimal, sekaligus memastikan sistem pengait bekerja optimal.

Tak kalah penting, orang tua perlu membiasakan anak untuk tidak bermain di area kursi belakang, terutama saat kendaraan berhenti atau ketika kursi sedang dioperasikan.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore