
Ilustrasi pengisian bahan bakar di SPBU, mencampur jenis bensin berbeda dapat menurunkan performa mesin kendaraan (Unsplash/Hanindito Prabandaru)
JawaPos.com - Banyak pengendara yang beranggapan mencampur bahan bakar minyak (BBM) berbeda jenis dapat membantu menghemat biaya atau meningkatkan performa kendaraan. Padahal, langkah tersebut justru menimbulkan risiko serius pada mesin dan efisiensi kendaraan.
Mencampur bensin dengan angka oktan berbeda menyebabkan pembakaran tidak stabil. Akibatnya, mesin berpotensi mengalami knocking, tarikan terasa berat, hingga komponen internal lebih cepat aus. Sejumlah produsen otomotif menegaskan, penggunaan BBM sesuai rekomendasi pabrikan menjadi kunci agar kendaraan tetap awet dan optimal.
Dilansir dari laman resmi Astra Otoparts dan Suzuki Indonesia, mencampur BBM dapat merugikan pengguna dalam jangka pendek maupun panjang, mulai dari boros konsumsi hingga biaya perbaikan mahal.
1. Risiko Mesin Mengalami Knocking
Knocking terjadi ketika pembakaran bahan bakar tidak sempurna akibat perbedaan kadar oktan. Mesin berbunyi kasar, tenaga berkurang, dan umur pakai berkurang.
2. Performa Kendaraan Menurun
Alih-alih bertenaga, campuran BBM membuat akselerasi melambat. Tarikan tidak responsif karena mesin bekerja tidak sesuai rasio kompresi.
3. Konsumsi BBM Lebih Boros
Campuran oktan rendah dan tinggi tidak menyeimbangkan pembakaran. Mesin justru membutuhkan lebih banyak bahan bakar untuk menghasilkan tenaga sama, sehingga konsumsi meningkat.
4. Emisi Gas Buang Meningkat
BBM yang tercampur menghasilkan residu pembakaran lebih banyak. Hal ini berdampak pada naiknya polusi udara serta menurunkan standar emisi kendaraan.
5. Komponen Mesin Lebih Cepat Rusak
Sisa pembakaran yang tidak sempurna menumpuk pada ruang bakar, busi, hingga injektor. Jika dibiarkan, kerusakan serius memerlukan biaya perbaikan tinggi.
6. Potensi Kehilangan Garansi Kendaraan
Beberapa pabrikan menyatakan, penggunaan BBM di luar rekomendasi dapat membatalkan klaim garansi. Campuran bahan bakar termasuk dalam kategori penyalahgunaan yang berdampak pada layanan purna jual.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
