
Mazda CX-80. (Mazda Newsroom)
JawaPos.com-Sepanjang Januari 2025, kabar mengenai bakal meluncurnya Mazda CX-80 di Indonesia terus berembus. Pihak PT. Eurokars Motor Indonesia (EMI) sebagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) sekaligus distributor kendaraan Mazda di Tanah Air pada tahun lalu sempat memberi sedikit petunjuk mobil yang bakal meluncur pada pengujung 2024 atau awal 2025.
Ricky Thio, Chief Operating Officer PT. EMI pada bulan September 2024 mengatakan, bahwa mobil tersebut merupakan produk strong hybrid, bukan mild hybrid seperti Mazda CX-60. Hal itu mengisyaratkan mobil yang dimaksud kemungkinan besar adalah CX-80.
Di luar negeri, terdapat tiga pilihan mesin bagi Mazda CX-80. Pertama adalah 3.300cc e-Skyactiv G enam silinder segaris turbo dengan sokongan sistem hybrid ringan (mild hybrid). Mesin itu sama dengan milik Mazda CX-60 spesifikasi untuk pasar Indonesia yang saat ini beredar.
Kedua, 2.500cc e-Skyactiv empat silinder PHEV, yang berarti Plug-in Hybrid Electric Vehicle. Ketiga, 3.300cc e-Skyactiv D enam silinder segaris turbo diesel dengan tambahan mild hybrid. Jika merujuk pada keterangan Ricky, maka yang akan dijual di Indonesia adalah opsi mesin kedua, yaitu 2.500cc e-Skyactiv empat silinder PHEV.
Hal tersebut berarti CX-80 akan menjadi mobil plug-in hybrid Mazda pertama di Tanah Air. Sama seperti mobil listrik penuh (full electric), mobil plug-in hybrid juga harus dicas untuk mengisi daya baterainya. Perbedaannya, dia masih memiliki mesin bakar sebagai sumber tenaga.
Pada versi PHEV, kapasitas baterainya adalah 17,8 kWh. Menilik laman resmi Mazda Australia, jarak tempuh dalam mode energi listrik penuh tanpa bantuan mesin bakar dapat mencapai 65 kilometer. Seperti diketahui, CX-80 telah dipasarkan di Negeri Kanguru sejak bulan November 2024.
Keunggulan lain CX-80 adalah konfigurasi tujuh tempat duduknya sehingga dapat menjadi daya tarik bagi yang mempunyai banyak anggota keluarga. Hal itu yang tidak dimiliki CX-60 yang terlebih dahulu meluncur di Indonesia pada bulan Juli 2023. Secara kelas, keduanya memang berbeda.
CX-60 berada di kelas SUV berukuran sedang dengan kompetitor seperti Mercedes Benz GLC dan BMW X3. Sedangkan CX-80 yang berbodi lebih bongsor berada di kelas SUV besar bersaing melawan Mercedes Benz GLE dan BMW X5.
CX-80 memiliki panjang bodi 4,995 meter, lebar 1,89 meter, tinggi 1,71 meter, dan jarak antar sumbu roda 3,12 meter. (*)

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
