alexametrics

LCGC Tujuh Penumpang Dorong Penjualan Daihatsu

25 Februari 2017, 12:55:03 WIB

JawaPos.com – Pasar otomotif di Jatim tahun lalu hanya tumbuh 3 persen. Namun, Daihatsu sanggup mencatat kenaikan penjualan hingga 16 persen.

Regional Manager Jawa Timur Astra Daihatsu Motor (ADM) Budhy Lau menyatakan, pasar otomotif di Jatim terdongkrak karena ada LCGC (low cost green car) tujuh penumpang. ”Tapi, untuk komersial, kondisinya masih lesu. Bisa menjadi indikasi bahwa ekonomi belum membaik meski ada perbaikan pasar kendaraan komersial pada akhir tahun kemarin,” jelasnya kemarin (24/2). Total pasar otomotif di Jatim tahun lalu mencapai 124.820 unit.

Sementara itu, Daihatsu berhasil mencatat penjualan 25.490 unit. Di Jatim, Daihatsu menempati posisi kedua dengan penjualan terbanyak setelah Toyota, lalu disusul Honda di posisi ketiga. Pangsa pasar Daihatsu pun meningkat dari 18 persen pada 2015 menjadi 20,42 persen pada 2016. ”Pangsa pasar LCGC tujuh penumpang memang melonjak drastis hingga 225 persen jika dibandingkan dengan 2015,” katanya. Sayang, segmen kendaraan niaga turun 28 persen.

Penjualan Daihatsu di Jatim ditopang Gran Max Pick Up dengan capaian 6.654 unit. Di posisi kedua, terdapat Daihatsu Xenia yang penjualannya mencapai 6.629 unit. Daihatsu Ayla menyusul dengan capaian 5.509 unit dan Daihatsu Sigra dengan 2.971 unit. ”Pasar LMPV (low multipurpose vehicle) di Jatim tahun lalu turun 5 persen. Banyak pembeli LMPV yang downgrade ke pasar LCGC tujuh penumpang,” ungkap Budy. (vir/c23/sof)

Editor : Dhimas Ginanjar

LCGC Tujuh Penumpang Dorong Penjualan Daihatsu