
Salah satu tim peserta di kategori Urban Concept menguji kendaraan mereka di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Kamis (6/7). Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023 digelar 4-9 Juli 2023.
JawaPos.com - Perhelatan Shell Eco-marathon Asia-Pasifik dan Timur Tengah 2023 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Indonesia, memasuki hari keempat pada Jumat (7/7). Sebanyak 25 tim peserta lolos proses inspeksi teknis ketat dan memenuhi syarat untuk berpartisipasi.
Sementara itu sebanyak empat tim yang mendaftar di kategori Urban Concept dinyatakan tidak lolos inspeksi. Kategori Urban Concept ini merupakan kategori kendaraan yang paling mendekati dengan mobil penumpang secara visual dengan menggunakan empat roda dan didesain spesifikasinya layak jalan.
Tim-tim yang mengikuti kategori ini ditantang untuk mengupayakan optimalisasi energi pada mobil yang juga memenuhi kebutuhan manusia, seperti kenyamanan pengemudi. Selain itu, peserta akan menggunakan salah satu dari tiga jenis bahan bakar, yakni baterai listrik, sel bahan bakar hidrogen, dan pembakaran internal atau internal combustion engine/ICE (bensin, etanol, dan/atau diesel).
Salah satu tim di kategori Urban Concept yang telah lolos inspeksi yakni tim dari Universitas Jilin di Changchun, Tiongkok, yang merancang mobil konsep berbahan bakar ICE. Tim Manager, Zhengxiao Yang berharap keikutsertaan timnya dalam ajang Shell Eco-marathon 2023 ini dapat membantu meningkatkan popularitas kendaraan energi baru untuk menekan masalah lingkungan global.
"Kami menggunakan pemodelan matematis, analisis Computational Fluid Dynamics (CFD), struktur ringan, serta teknologi lainnya untuk mengurangi konsumsi bahan bakar," kata Yang.
Tim Manager Apatte62 Brawijaya dari Universitas Brawijaya Muhammad Dilan Linoval, ditemui di garasi Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB, Rabu (5/7).
Sementara itu salah satu tim peserta dari Indonesia yang lolos menguji kendaraan mereka di trek adalah Apatte62 Brawijaya dari Universitas Brawijaya, Malang. Tim Manager, Muhammad Dilan Linoval mengatakan, timnya melakukan riset berbulan-bulan untuk membuat mobil hemat energi lebih ringan dibandingkan tahun lalu.
Mobil dengan bobot lebih ringan biasanya memakan energi yang lebih rendah. Untuk itu, mereka melakukan beberapa perubahan, diantaranya dengan mengganti bodi mobil dengan bahan serat karbon dan mengganti sasis dengan alumunium berongga.
"Bobot lebih ringan 50 persen, sistem kelistrikan juga sudah kami perbarui. Saat ini kami mendapatkan efisiensi konsumsi baterai lebih bagus, lebih efisien 40 persen," ujar Dilan.
Untuk diketahui, tim mahasiswa yang berpartisipasi dalam kategori Urban Concept berkesempatan lolos untuk bertanding di Shell Eco-marathon World Championship. Juara pertama, kedua, dan ketiga dari setiap kategori energi di kompetisi Urban Concept akan lolos ke Shell Eco-marathon Regional Championship yang akan diadakan Minggu (9/7) besok, berdasarkan tantangan jarak tempuh yang mereka hasilkan.
Drivers dari tim-tim kategori Urban Concept yang lolos ke trek harus menyelesaikan tiga kali putaran di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Indonesia, Jumat (7/7).
Selanjutnya, empat tim terbaik di Regional Championship akan diundang untuk kembali beradu melawan tim-tim yang juga lolos dari Amerika dan Eropa di ajang World Championship. Ajang ini rencananya dihelat di Shell Technology Center di Bangalore, India, pada 10-12 Oktober 2023.
Berikut daftar tim peserta kategori Urban Concept yang lolos inspeksi, berdasarkan bahan bakar.
Internal Combustion Engine/ICE
1. ITS Team Sapuangin dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember
2. Garuda UNY Eco Team I dari Universitas Negeri Yogyakarta
3. Antawirya dari Universitas Diponogoro
4. Garnesa Racing Team dari Universitas Negeri Surabaya
5. Batavia Gasoline Team Universitas Negeri Jakarta
6. Team Horas USU dari Universitas Sumatera Utara
7. Semeru Team II dari Universitas Negeri Malang
8. UART Nagapasa dari Institut Teknologi Nasional Malang
9. Conception UC dari Universitas Jilin
10. Dessert Aggies dari Texas A&M Qatar
Hidrogen
1. Semar Urban UGM Universitas Gadjah Mada
2. HYD12OGEN dari Nanyang Technological University Singapura
3. TP ECO FLASH dari Temasek Polytechnic

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
