JawaPos Radar | Iklan Jitu

Standar Euro 4 Siap Diberlakukan, Toyota Minta Pelanggan Tak Khawatir

21 September 2018, 19:05:35 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Standar Euro 4 Siap Diberlakukan, Toyota Minta Pelanggan Tak Khawatir
Ilustrasi Mobil Innova produksi Toyota Indonesia yang telah memenuhi standar Emisi Euro 4 telah diekspor ke sejumlah negara (Istimewa)
Share this

JawaPos.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) segera  mewajibkan kendaraan roda empat tipe baru yang diproduksi untuk memenuhi ketentuan BukuMutu Emisi Gas Buang standar Euro 4. Ketentuan Menteri LHK No.P.20 Tahun 2017 ini rencananya mulai berlaku pada Oktober 2018 untuk kendaraan tipe bari kategori M,N, dan O.

Terkait dengan rencana itu, ATPM PT Toyota Astra Motor memastikan kepada semua pelanggan, baik pemilik lama Toyota maupun yang akan membeli kendaraan baru, tidak khawatir dengan akan diberlakukannya ketentuan standard Euro 4.

Dengan kata lain, pasal tersebut mensyaratkan bahwa mesin kendaraan baru yang boleh atau diizinkan untuk dijual dan digunakan di Indonesia adalah yang sudah memenuhi ketentuan standar Baku Mutu Emisi Gas Buang Euro 4.

“Peraturan menteri hanya menekankan pada kewajiban terhadap pelaku industri, bukan pada kewajiban pelanggan, sehingga mereka ini tidak perlu khawatir," kata Executive General Manager TAM, Fransiscus Soerjopranoto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (21/9).

Sebagai Agen Pemegang Merek (APM), katanya, TAM memastikan akan memenuhi ketentuan tersebut di waktu yang ditentukan oleh pemerintah. Semua emisi kendaraan baru Toyota yang dijual di setiap dealer, baik yang diproduksi di dalam negeri maupun luar negeri, dipastikan sudah memenuhi sudah standar Euro 4. "Jadi pelanggan tidak perlu risau,” imbuhnya.

Ditambahkan bahwa dalam peraturan yang dijadualkan efektif berlaku pada Oktober mendatang, ketentuan standar emisi Euro 4 ini hanya diwajibkan untuk kendaraan baru, bukan kendaraan lama atau yang sudah ada ditangan konsumen.

Menurutnya, Peraturan Menteri LHK ini sama sekali tidak menyinggung soal ambang batas emisi bagi kendaraan yang sudah diproduksi atau dibeli konsumen sebelum aturan ini efektif diberlakukan.

Mengenai adanya keinginan pemilik kendaraan Toyota yang ingin menyesuaikan atau memodifikasi mesin mobilnya sesuai standar Euro 4, ini bisa dilakukan dengan melakukan penggantian dan penambahan sejumlah komponen, salah satunya converter.

Terkait penggunaan bahan bakar Euro 4 ini oleh masyarakat, pemerhati otomotif yang juga Dosen Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung (ITB), Tri Yuswidjajanto Zaenuri, mengatakan tidak masalah untuk menggunakan bahan bakar jenis ini untuk kendaraan dengan mesin standar Euro 2.

"Artinya bagi masyarakat yang selama ini memiliki kendaraan dengan standar Euro 2 tidak perlu mengeluarkan biaya untuk melakukan modifikasi. Apalagi terhadap performa kendaraan juga tidak ada pengaruhnya," kata Tri Yuswidjajanto.

Menurutnya, pemilik mobil lama yang beredar selama ini dengan standar Euro 2 tidak perlu melakukan modifikasi engine-nya. Selain tidak terkena aturan emisi yang baru, modifikasi pada engine Euro 2 agar sesuai standar Euro 4 tidak akan mempengaruhi performa kendaraan.

Peraturan Menteri LHK No.P. 20 Tahun 2017 sudah dikeluarkan sejak Maret 2017. Namun karena untuk pelaksanaannya pabrikan kendaraan memerlukan waktu penyesuaian pada proses produksi kendaraan, pemerintah memberikan tenggang waktu.

Untuk kendaraan dengan mesin berbahan bakar bensin, tenggang waktu yang diberikan adalah 1 tahun enam bulan, terhitung sejak peraturan dikeluarkan. Dengan demikian untuk kendaraan jenis bensin aturan mainnya sudah efektif diberlakukan pada Oktober mendatang.

Bagi kendaraan dengan bahan bakar diesel, tenggang waktunya diberikan selama 4 tahun sehingga aturan baru ini berlaku efektif pada 2021 mendatang.

(ask/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up