JawaPos Radar

Cairan Aki Kosong! Jangan Salah Isi, Begini Seharusnya

20/03/2018, 06:32 WIB | Editor: Mochamad Nur
Cairan Aki Kosong! Jangan Salah Isi, Begini Seharusnya
Ilustrasi komponen accu yang lebih dikenal dengan aki (Pixabay.com)
Share this image

JawaPos.com - Accu, yang di Indonesia dikenal akrab dengan Aki memiliki dua jenis, yaitu aki kering dan aki basah. Meski sama-sama aki dan fungsinya sama, namun ada perbedaan dari hal perawatannya.

Untuk aki kering, kita tidak perlu melakukan perawatan. Tapi untuk aki basah, perlu dilakukan perawatan agar tidak cepat rusak (soak). Perawatan ini, berupa penambahan air aki.

Yang juga perlu jadi perhatian bahwa air aki sendiri pun ada jenisnya. Dari jenis ini, memiliki fungsi yang berbeda. Pemakaian air aki ini tidak boleh salah. Sebab bila salah, bukannya aki basah akan awet, yang ada malah rusak.

Cairan Aki Kosong! Jangan Salah Isi, Begini Seharusnya
Ilustrasi cairan accu (Sachril Agustin/JawaPos.com)

"Nanti seal (sel) yang didalam aki mobil bisa rusak kalau salah pilih air aki," kata Angga Nugraha, selaku Karyawan di toko Aki Bintang Jaya, di Jl. Margonda Raya No. 2, Depok, Senin (19/3).

Dikatakannya, air aki ada dua jenis, yakni air aki zuur (sir) dan air aki biasa. Untuk membedakan kedua jenis air aki ini cukup mudah. Air aki zuur memakai botol bewarna merah, sedangkan air aki biasa warnanya biru.

Untuk fungsinya sendiri, air aki zuur dipakai untuk pengisian pertama. Hal ini, karena air aki sir mengandung asam sulfat (H2S04). Karena adanya asam sulfat di air aki zuur ini, maka air aki yang bewarna merah ini sifatnya keras dan mengandung elektrolit, yaitu zat yang dapat menyimpan serta mneghantarkan listrik.

"Fungsinya, kalau air aki biasa itu tawar, dipakai untuk penambahan air aki karena tidak terlalu keras. Kalau air aki zuur, sifatnya keras karena fungsinya untuk menyimpan setrum juga. Jadi, bila dipakai untuk menambah air aki basah, dia (aki zuur) tidak baik. Nanti sel akinya bisa rusak," tuturnya.

Lainnya, dalam pengisian aki basah juga, Angga menyarankan agar pengisian air aki dilakukan pada pagi hari atau saat mesin sedang dingin. Bila tidak, lama-kelamaan aki bisa rusak juga.

"Untuk penambahan juga, harusnya dilakukan pagi-pagi saat mesin dingin. Kalau mengisi aki saat posisi mesin sedang panas, jadi panas ketemu panas. Sel aki panas, bertemu air aki yang dingin, jadinya sel aki akan retak," tutupnya.

(sab/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up