JawaPos Radar | Iklan Jitu

Banditos, Komplotan Bandit Eksis Tanpa Jaminan Suku Cadang

19 November 2018, 10:01:41 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Banditos, Komplotan Bandit Eksis Tanpa Jaminan Suku Cadang
Suzuki Bandit empat silinder tetap eksis lewat Banditos. (Wilfridus Zenobius Kolo /JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Motor lawas Suzuki Bandit yang diluncurkan tahun 1995 ternyata masih eksis di Indonesia. Ada beberapa model yang masuk ke Indonesia mulai dari Bandit 250 cc, 400 cc, 600 cc hingga 1200 cc. Bandit memiliki pengemar loyal. Karena itu meskipun kerap mereka kesulitan dengan masalah ketersediaan sparepart mereka tetap berusaha sendiri.

Ketua Umum Banditos, Ary mengungkapkan klub ini berdri tahun 2017 atas kecintaan yang sama dari para pemilik Suzuki Bandit. Mereka datang dari berbagai daerah seperti Bandung, Cianjur, Bogor, Bekasi, Ciamis, dan daerah lainnya seputar Jawa Barat.

Kesibukan kerja member-membernya membuat mereka vakum beberapa saat, hingga akhirnya rolling tounder di Jakarta yang mereka sebut Sunmori Nasional bisa berlangsung pada Minggu, (18/11). Rute pendek dimulai dari Senayan, melintasi Jalan Asia Afrika, SCBD, Blok S, Blok M , Radio Dalam dan berakhir di Pondok Indah.

Banditos, Komplotan Bandit Eksis Tanpa Jaminan Suku Cadang
Member Banditos yang setua dengan tunggangan Suzuki Bandit Bersuara Tawon . (Wilfridus Zenobius Kolo /JawaPos.com)

"Ini memang baru kegiatan pertama kita setelah terbetuk tahun 2017. Kita ingin menunjukan pada teman-teman termasuk pada Suzuki bahwa Bandit lawas lmasih eksis dan masih banyak orang yang memilikinya dan merawatnya dengan baik," kata Ary berbincang dengan JawaPos.com, di Pondok Indah Minggu kemarin.

Ary menyebutkan member Banditos yang ikut dalam Sunmori ada 33 orang dari berbagai wilayah Mulai dari Bandung, Cianjur dan wilayah lain. Mereka punya semangat yang sama untuk menghimpun dan mewadahi para pemilik Bandit empat silinder yang masih ada di Indonesia.

"Member kita yang aktif di group kurang lebih 80 orang, tetapi sebenarnya ada ratusan pemilik Bandit yang belum mendaftarkan diri. Ke depan kita ingin menghimpun mereka semua untuk menjadi keluarga Banditos," ujarnya optimis.

Sebagai motor lawas, saat ini problem yang mereka hadapi adalah keterbatasan akses pada sparepart sehingga pemilik Bandit kadang sulit mencari suku cadang untuk tunggangannya. Namun melalui toko online ebay mereka bisa mendapatkan sparepart yang dibutuhkan. Ada juga teman mereka yang menyiapkannya tetapi kalau stoknya di Jepang gak ada maka mereka harus menunggu lebih lama.

"Kalau soal sparepart memang terkendala biasanya kita dapat lewat ebay dan teman yang menyediakannya. Biasanya kita tunggu dua minggu kalau dari teman tapi by stok. Kalau stoknya masih ada yang bisa dua minggu kalau tidak ada ya tidak bisa. Biasa juga kita inden lewar Suzuki tetapi lama. Bisa sampai tiga bulan," sambung Wakit Ketua Banditos, Asep.

Perawatan motor ini juga memang spesial karena hanya ada benngkel-bengkal khusus yang kita rekomendasikan untuk teman-teman pembesut Bandit, karena tidak semua bengkel bisa mengutak-atik Bandit.Komunitas ini sebenarnya punya tujuan yang sederhana, agar bisa mengakomodir kebutuhan sparepart motor lawas ini, sekaligus bebagi informasi seputar Bandit selain wadah silaturahmi.

"Kita berharap ke depan Suzuki bisa membantu kita dalam hal penyediaan sparepart agar lebih mudah mendapatnya. Selain itu komunitas ini bisa menjadi lebih besar dan bermanfaat bagi banyak orang," tutur Ary.

Suzuki Bandit empat silinder memilki kekhasan karena suaranya yang unik. Bila gasnya mulai digeber suara motor mirip gerombolan tawon. Kekhasan ini termasuk salah satu alasan bagi para pecintanya untuk menjadikannya sebagai tunggangan mereka.

(wzk/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up