JawaPos Radar

Aston Martin Kenalkan Mobil Terbang, Jakarta-Cirebon Cuma Setengah Jam

19/07/2018, 13:26 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
mobil terbang, aston martin volante, mobil terbang volante
Ilustrasi: Mobil terbang Aston Martin bernama Volante. Mobil terbang tersebut diklaim mampu menempuh jarak sejauh 202 Km dalam waktu 30 menit saja. (AFP/Mirror)
Share this image

JawaPos.com – Inovasi Aston Martin Lagonda semakin menggila. Produsen mobil mewah asal Inggris itu baru-baru ini mengenalkan mobil terbang. Bahkan, mobil berkonsep sport itu diklaim mampu menempuh jarak sejauh 202 km dalam waktu 30 menit saja. Jarak tersebut jika di Indonesia setara antara Jakarta-Cirebon yang hanya ditempuh setengah jam.

Seperti di lansir dari laman Mirror, Kamis (19/7), mobil terbang bernama Volante ini masih berupa konsep alias purwarupa. Nantinya Volante sanggup mengangkut tiga penumpang dewasa sekali terbang. Meskipun masih sebatas konsep, mobil terbang itu kabarnya siap untuk diluncurkan jika ada yang berminat membelinya.

Farnborough International Airshow 2018 kabarnya akan menjadi tempat mobil terbang bertenaga listrik itu dikenalkan ke publik luas. Bahkan meskipun mobil terbang saat ini masih dianggap sebagai barang fiksi, Aston Martin optimistis bahwa mobil terbang akan merevolusi sebuah perjalanan di kemudian hari.

mobil terbang, aston martin volante, mobil terbang volante
Ilustrasi: Mobil terbang Aston Martin bernama Volante. Mobil terbang tersebut diklaim mampu menempuh jarak sejauh 202 Km dalam waktu 30 menit saja. (AFP/Mirror)

Volante didesain sanggup melakukan manuver Vertical Take-off and Landing (VTOL) atau memiliki kemampuan take-off dan landing vertikal dan akan mampu mencapai kecepatan sekitar 200 mil per jam atau sekitar 354 km per jam. "jadi Anda dapat pergi dari pusat Birmingham ke pusat London di sekitar 30 menit," kata Simon Sproule dari Aston Martin dalam sebuah laporan.

Aston Martin juga mengaku percaya hal yang dilakukannya bisa menyudutkan pasar untuk kendaraan terbang mewah di masa depan. "Dengan cara yang sama Anda memiliki Uber dan Anda memiliki Aston Martin, maka Anda akan memiliki 'Uber di langit',” kata Sproule menambahkan.

Dia juga menyebut bahwa proyek mobil terbangnya itu akan menjadi proyek mobil mewah dengan harga super wah di kemudian hari. Dia juga optimistis konsumen akan memiliki pengalaman sepadan dengan harga yang dikeluarkan untuk membeli mobil terbang tersebut.

Selain itu, perusahaan ini juga bermitra dengan Cranfield University, Cranfield Aerospace Solutions, dan pembuat mesin jet Inggris, Rolls-Royce, untuk mengembangkan kendaraan konsep. Termasuk kemampuan otonom yang didukung kecerdasan buatan (AI).

Kepala Konsep Pesawat Masa Depan di Rolls-Royce, David Debney mengatakan, nantinya mobil terbang akan memiliki sensasi seperti jet tempur, tetapi pada saat yang sama memiliki kemewahan Aston Martin.

Secara terpisah di Farnborough, Rolls-Royce juga berencana untuk meluncurkan taksi terbang dengan teknologi electric vertical take-off and landing (EVTOL). Kendaraan tersebut dapat membawa empat hingga lima orang dengan kecepatan hingga 250 mil (400 km). Perusahaan itu sedang memulai pencarian mitra untuk membantu mengembangkan proyek yang diharapkannya bisa cepat terwujud.

Sekadar informasi, soal mobil terbang belakangan memang semakin santer terdengar. Beberapa pemimpin penerbangan dan teknologi bekerja sama untuk membuat taksi terbang bertenaga listrik. Pabrikan pesawat Airbus, perusahaan perjalanan Uber, dan berbagai perusahaan baru termasuk yang didukung oleh pendiri Google, Larry Page yang disebut Kitty Hawk. Mereka berlomba-lomba mewujudkan impian mobil terbang menjadi kenyataan.

(ce1/ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up