JawaPos Radar | Iklan Jitu

MINI Tahun 76 Tak Takut Ngacir Hingga Bali

18 Desember 2018, 14:45:24 WIB
MINI Tahun 76 Tak Takut Ngacir Hingga Bali
Michael berpose bersama mobil Mini kesayangannya. (Wilfridus Zenobius Kolo /JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Memiliki mobil lawas seperti MINI Morris tentu menjadi kebanggaan sendiri. Langkah, unik dan unyu-unyu sudah tentu menjadi nilai plus untuk membuat Anda jadi 'magnet' di jalan raya. Namun membagun mobil ini membutuhkan waktu dan kesabaran ekstra.

Michael, pemilik MINI Morris lansiran 1976 berbagi cerita kepada wartawan tentang mobil MINI Cooper-nya. Ia sudah dua tahun lebih menggunakan mobil yang identik dengan Mr Bean ini. Baginya mobil ini unik dan menarik sehingga sudah lama ia ingin memilikinya.

"Ini MINI Morris tahun 1976, saya sudah pakai dua tahun lebih. Saya beruntung karena waktu dapatnya sudah rapi hanya restorasi pada bagian mesin dan ganti part-part orisinil pada interior," kata member komunitas Indonesia Coopret Registry (ICR) saat berbincang dengan wartawan di QBig, BSD, Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.

Pria supel ini, menyebutkan saat mendapatkan mobil ini restorasi total dilakukan di bagian mesin karena banyak komponen yang tak asli, kemudian bagian interior juga ada beberapa part yang tidak orisinil sehingga ia harus berburu part arisinil dengan melakukan inden ke Inggris.

"Saat kita bongkar ada bagian mesin yang sudah tidak standar. Karena itu, kita restorasi ulang dengan mengganti part ori yang kita pesan dari Minispert.com. Bagian lain seperti perintilan di bagian dashboard seperti rem dan lainnya juga ikut diganti," ujarnya berbagi.

Terkait dengan ketersediaan sparepart MINI sendiri lawas di zaman now, Michael mengaku sampai saat ini masih mudah didapatkan dalam negeri dan bisa langsung di order dari luar negeri. Hanya saja perbedaannya, kalau melakukan pemesanan secara online langsung dari Inggris (UK) bisa menunggu sampai satu bulanan, tetapi sparepartnya masih banyak karena memang disediakan oleh MINI. Sementara di dalam negeri memang membuthkan waktu untuk hunting dan jumlahnya agak terbatas.

Untuk mendapatkan Morris kinclong ini, pria berkaca mata ini telah menghabiskan budget kurang lebih Rp 100 juta dengan masa pengerjaan kurang lebih setahun. "Sebenarnya sih, kalau dikerjakan tiap hari paling sebulan lebih udah kelar. Tapi di bengkel restorasi biasnya ngantinya yang lama, jadinya bisa setahun," bebernya.

Seluruh bagian MINI Morris milik Michael masih orisinil bahkan joknya pun masih bawaan asli. Dia menguraikan ada paduan menarik pada MINI ini yakni bodi milik MINI MK3 tahun 1976 dan interior model Rover tahun 1989 dengan jok paduan kulit dan jahitan kain.

Meski sudah berumur tua namun mobil ini masih ngacir di jalan raya. Soal jarak tempuhnya Morris ini terbilang bandel ia sudah beberapa kali mencicipi perjalanan jauh dari touring pertamanya ke Joglo-Semar (Jogja, Solo Semarang). Lalu touring ke dua ke Jogja, Semarang, Surabaya, Bali. dan touring  ke  tiga ke Cirebon Kuningan. Next event, mereka ada rencana ke Jawa Timur atau bertualang ke Lampung dan menyisiri Sumatera. Mobil imut, lawas namun tangguh. 

Editor           : Teguh Jiwa Brata
Reporter      : (wzk/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up