JawaPos Radar

Mengantuk Saat Mengemudi? Kopi Bukan Pilihan, Ini Yang Anda Butuhkan

17/04/2018, 04:30 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Mengantuk Saat Mengemudi? Kopi Bukan Pilihan, Ini Yang Anda Butuhkan
Ilustrasi efek minum kopi bagi pengemudi (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Bagi pengemudi, kondisi stamina vit itu penting. Pola makan yang buruk serta kondisi dehidrasi kerap menjadi pemicu utama melorotnya kondisi stamina.

Anda menjadi mudah mengalami dehidrasi ketika melakukan perjalanan jarak jauh sementara cuaca di luar kabin mobil panas terik.  Kondisi jalan serta kemacetan lalu-lintas membuat Anda terlalu sibuk dan melupakan bahwa tubuh butuh asupan cairan.

Tubuh yang mengalami kurang cairan akan menjadi lemas dan mengantuk. Kemampuan konsentrasipun melorot. Jika kondisi ini diabaikan, organ tubuh yang lain akan mengalami gangguan. Tak jarang, pengemudi  yang mengabaikan rasa kantuk tersebut. Mereka tidak menyangka bahwa rasa kantuk yang muncul akibat dehidrasi.

Lantas, pengemudi tersebut mengusir rasa kantuk dengan jalan meminum kopi atau minuman berenergi. Seperti yang dilansir dalam autoevolution.com  mengkonsumsi minuman seperti itu hanya akan memperburuk kondisi. Kandungan kafein dalamnya dapat mengakibatkan jantung menjadi berdebar, hilangnya konsentrasi bahkan kafein juga bisa memicu terjadinya diuresis atau banyak pipis. Di samping itu gula juga dapat membuat kita menjadi semakin haus.

Kebiasaan lain yaitu, mengonsumsi minuman berenergi. Nah, daripada mengonsumsi kopi atau minuman berenergi disarankan sebaiknya Anda lebih baik cukup beristirahat, cukup makan dengan kandungan gizi yang bagus. Disarankan pula agar pengemudi juga mengonsumsi minuman elektrolit untuk menyeimbangkan cairan di dalam tubuh akar tidak mudah kelelahan.

Beristirahat itu penting. Disarankan agar pengemudi beristirahat setiap dua jam sekali. Hindari makanan berlemak, berminyak, dan berdaging. Sebab, makanan seperti itu yang membuat metabolisme bekerja keras. Sehingga kita menjadi mudah kelelahan.

Langkah seperti itu juga berlaku bagi pengendara sepeda motor. Menurut penuturan Prihastowo Dirgantoro, pecinta skuter di Tangerang, istirahat 2 jam sekali itu wajib saat melakukan turing jarak jauh. Ia juga menyarankan agar beristirahat saat malam hari.

(tjb/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up