JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tiga Kunci Jaga Truk Tetap Sehat dan Awet

16 November 2018, 19:22:11 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Tiga Kunci Jaga Truk Tetap Sehat dan Awet
Truk awet butuh perawatan rutin secara berkala. (Dok. HINO)
Share this

JawaPos.com - Banyak pemilik kendaraan komersial yang bergerak dibidang jasa angkutan memperhatikan kondisi kesehatan truknya. Hal ini menyebabkan kerusakan truk. Sehingga kerugian akhirnya dituai.

Sebenarnya cara perawatan truk relatif sederhana karena cukup hanya mengikuti stadar perawatan yang telah ada dalam buku petunjuk truk. Senior Executive Officer, Service and Sparepart Hino Motors Sales Indonesia (HMSI), Irwan Supriyono mengatakan bahwa setiap truk punya periode perawatan. Pada saat operasi truk mencapai periode parawatan truk wajib medapat haknya untuk dirawat.

Berikut beberapa tips sederhana dan mudah yang dibagikan Irwan kepada pengguna truk agar kondisinya tetap sehat dan awet dalam operasi pengangkutan barang.

Tiga Kunci Jaga Truk Tetap Sehat dan Awet
Perawatan rutin buat truk awet dan prima saat operasi. (Wilfridus Zenobius Kolo /JawaPos.com)

Pertama, perhatikan masa perawatan secara periodik. Semua truk memiliki periode atau masa perawatan. Misalnya di Hino Motor setiap truk katika telah beroperasi dengan jarak 10 ribu kilometer harus ada perawatan berkala dengan mengganti filter udaraatau pelumas pada jarak 20 ribu kilometer.

"Kan kalau dalam standar perawatan yang kita (Hino) punya, sebetulnya pelanggan tahu. Di dalam setiap  periode kilometer, operasi truk itu, ada hal-hal yang harus dirawat atau diganti. Kalau kita punya standar biasnya 10 ribu, contohnya kalau sudah jarak pemakaian 10 ribu, harus ganti filter. Kalau di truk dengan teknologi B20 sudah harus ganti fuel filter, Hal-hal yang basic begitu yang harus diperhatikan," kata Irwan saat berboncang dengan JawaPos.com beberapa hari lalu di Tangerang.

Kedua, pemeriksaan wajib atau daily inspection dari sopir. Hal ini untuk mematikan bawa truk benar-benar sehat dan siap untuk beroperasi. Pemeriksaan harian wajib dilakukan pada sistem pengereman tekanan angi pada ban dan fungsi komponen lain yang bisa mengganggu operasional kendaraan.

"Kita ajarkan yang namanya daily inpection, jadi sebelum berangkat truk dicek. Jadi level tekanan anginnya. Kalau dikendaraan yang masih pakai brake fluid atau minyak remnya, apakah ada kebocoran atau tidak. Kalau sekatrnag di Hino tidak pake brake fluid karena kita sudah pake angin semua. Jadi cek ada kebocoran  angin gak. Ya pemeriksaan rutin, seperti itu yang harus diperhatikan.  itu tugas sopir sebelum bernagkat," tukasnya.

Ketiga, sopir harus mengetahui dengan baik kegunaan fitur-fitur di dashboard truk. Setiap fitu yang dikembangkan memiliki fungsinya untuk meringankan kinerja truk. Karena itu, sopir harus benar-benar memaksimalkan fungsi fitur-fitur yang dimiliki kendaraan.

"Sopir harus mengerti fungsi-fungi fitur di dashboard kendaraan. Nah sebetulnya kunci kendraaan awet atau tidak bukan dari perawatannya saja tapi dari sopirnya juga. Bagaimana cara atau periliku berkendaranya, bagaimana dia bisa mengatur rpmnya supaya gak over. Di situ (dashboard) ada fungsi-fungsi kontrol. Kalau ada over rpm kan aga bunyi lengkingan mobil itu harus diturunkan rpmnya. Atau  tiba-tiba mesin panas, ia harus melihat indikator panasnya karena apa. Misalnya harus berhenti jangan diteruskan. Intinya sopirnya juga ia harus care dengan kendaraannya," urai Irwan.

Irwan yakin dengan mematuhi instruksi dalam perawatan periodik dan menjalankan sistem daily inpection, truk akan awet dalam melakukan operasinya. Kadang sopir fokus pada operasi sehingga lupa melakukan perawatan dan inspeksi harian sehingga sudah beroperasi 30 ribuan kilo tapi belum juga mengganti pelumas atau part yang aus. Hal ini yang membuat truk cepat rusak.

"Banyak sopir yang lupa dengan perawatan rutin dan mengabaikan inspeksi harian sehingga kadang saat operasi sudah 30 ribuan kilometer belum ada pergantion oli dan filter. Tau-tau mesinnya rontok. sehingga hal-hal basic ini perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan kendaraan," ujarnya.

(wzk/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up