JawaPos Radar | Iklan Jitu

Tambah Tekanan Angin Ban Saat Masih Pagi, Ini Alasannya

11 Oktober 2018, 13:59:52 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Tambah Tekanan Angin Ban Saat Masih Pagi, Ini Alasannya
Setiap penurunan tekanan angin sebesar 20% dapat mengakibatkan kendaraan menjadi 10% lebih boros bahan bakar. (Dok. Goodyear)
Share this

JawaPos.com - Tekanan angin yang tepat adalah hal penting dalam perawatan ban. Ban harus mendapatkan tekanan aingin sesuai dengan standar yang ditetakan oleh pabrik.

Umumnya pabrik pembuat mobil menganjurkan ukuran ban serta tekanan angin yang sesuai bagi sebuah kendaraan. Informasi itu bisa diketahui melalui buku manual kendaraan. Selain itu biasanya juga dicantumkan di bagian ujung pintu pengemudi, di bagian bawah pintu, dan di bgian dalam kotak penyimpanan di pintu kendaraan.

Menurut keterangan yang bersumber dari Goodyear Care Center, berbagai masalah bisa muncul akibat ban mengalami kurang angin atau kempes. Teknan angin pada ban kendaraan yang digunakan secara aktif umumnya akan berkurang 2psi setiap bulan. Sehingga sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan tekanan ban setidaknya setiap 1 bulan sekali.

Kurang tekanan angin adalah musuh terburuk bagi ban kendaraan. Ban yang mengalami kurang tekanan angin akan mudah mengalami kerusakan di bagain sidewall akibat panas yang timbul dan menurunkan kapasitas angkut beban dari ban tersebut.

Kekurangan tekanan angin pada ban juga dapat mengakibatkan mobil menjadi boros bahan bakar. Setiap penurunan tekanan angin sebesar 20% dapat mengakibatkan kendaraan menjadi 10% lebih boros bahan bakar.

Informasi batas tekanan angin maksimum tertera di bagian samping ban. Mengisi tekanan angin yang sesuai akan menghemat bahan bakar kendaraan Anda. Selain itu, kondisi roda degan ban yang kurang tekanan angin dapat mengakibatkan kerusakan pada velg. Kondisi ban yang terdeformasi akan membuat velg menanggung beban fungsi roda sebagai kompensasinya. Sedangkan velg berfungsi sebagai poros dan stabilissi kendaraan.

Lantas kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemerikasaan tekanan angin ban? Anda harus memeriksa tekanan ban mobil dengan alat ukur yang baik (pressure gauge) secara berkala. Paling tidak setiap 2 minggu sekali, atau ketika hendak melakukan perjalanan jauh. Pemeriksaan tekanan ban harus dilakukan saat ban dalam keadaan dingin, setelah kendaraan digunakan untuk menempuh jarak sekitar 1,5 km, dan telah berhenti selama 15 menit.

Disarankan agar Anda tidak mengempiskan atau mengurangi tekanan angin ban pada saat temperatur ban sedang tinggi. Tekanan angin di dalam ban akan meningkat bila suhu suhu di dalam ban meningkat. Kondisi tersebut normal, sehingga tidak perlu melakukan penyesuaian tekanan ban.

Hal lain yang harus diperhatikan yaitu tekanan angin yang harus disesuaikan dengan beban. Tekanan ban harus ditambah ketika kendaraan mengangkut beban ekstra. Peningkatan tekanan angin sebesar 4 psi lebih tinggi dari standar yang dianjurkan pabrik membuat mobil masih bisa ditoleransi.

(wzk/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up