Vision Urbanetic Mercedes-Benz, Mobil Penumpang dan Cargo Tanpa Sopir

11/09/2018, 16:41 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Ilustrasi mobil otonom Mercedes-Benz Jadi angkutan penumpang dan kargo tanpa sopir (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com – Dunia otomotif tak pernah rehat dari inovasi dan transformasi untuk mendapatkan model terbaiknya. Misi mendapatkan mobil masa depan yang efisien baik dalam sisi daya angkut maupun penggunaan bahan bakar menjadi kerangka dasar pembangunan mobil modern.

Pengembangannya pun tak cukup selesai pada menciptakan mobil listrik semata. Dalam beberapa tahun belakangan, beberapa raksasa otomotif seperti Tesla, Volvo, hingga Mercedes-Benz telah berhasil mengembangkan mobil prototipe otonomous atau mobil tanpa pengemudi.

Salah satu merek Eropa yang paling getol dengan mobil tanpa awak ini adalah Mercedes-Benz. Mengutip Leftlanenews, Senin (10/9), merek asal Jerman ini telah mengungkap desain bernama Vision Urbanetic, yaitu konsep modular untuk mendukung kebutuhan transportasi pribadi maupun komersial.

Konsep yang ditawarkan pada platform Vision Urbanetic ini adalah mobil listrik otonom yang akan diintegrasikan dengan kereta luncur dengan tenaga penggerak sistem baterai. Artinya ia bisa meluncur pada rel khusus sekaligus melantai di jalan raya beraspal secara mandiri.

Mobil ini juga didesain sebagai model mini dari model transportasi massal yang punya kapasitas muat yang mumpuni untuk bisa mengangkut barang juga manusia. Ia dibangun dari model multifungsi dengan konsep modular penumpang maupun kargo.

Jadi ketika ingin difungsikan sebagai angkutan orang, mobil Vision Urbanetic dapat membawa penumpang hingga 12 orang dalam layanan angkutan atau transportasi umum. Begitu pun ketika ingin digunakan untuk muatan kargo, ia siap dengan ruang muat seluas 12 kaki yang mampu menampung banyak barang.

Mobil yang dikembangkan Mercedes ini, nantinya secara teknologi dapat diintegrasikan dengan sistem manejemen transportasi lainnya. Seperti sistem manajemen transportasi kereta modern juga mekanisme infrastruktur perusahaan lainnya. Model ini masih dalam pengembangan dan akan segera mendapat uji coba di beberapa negara Eropa.

(wzk/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi