JawaPos Radar | Iklan Jitu

Antisipasi Bahaya Ini, Saat Berkendara di Musim Hujan

09 Desember 2018, 17:30:59 WIB
Antisipasi Bahaya Ini, Saat Berkendara di Musim Hujan
Antisipasi bahaya pohon tumbang saat berkendara di musim hujan (Wilfridus Zenobius Kolo/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Musim penghujan di negara tropis seperti Indonesia, kerap diikuti dengan badai. Kasus pohon umbang saat hujan yang menimpah pengendara mobil di Bogor (Kamis (6/12) menjadi salah satu contohnya.

Untuk itu para penguna kendaraan harus memiliki antisipasi yang lebih intensif saat berkendara pada musim hujan. Terkait hal tersebut Pendiri dan instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC),  Jusri Pulubuhu mengungkapkan perlunya pengendara menyiapkan antisipasi segala bahaya saat berkendara di musim hujan.

Baginya ada dua bahaya tambahan bahaya saat berkendara di musim hujan yaitu bahaya atas bawah dan bahaya atas. Merinci dua bahaya tersebut, ia menjelaskan bahaya bawah biasanya ada genangan air yang menutupi lubang di jalan sehingga pengendara harus lebih hati hati. Sementara bahaya atas, selalu waspada dengan objek sekitar jalan seperti pohon dan bilboard di tepi jalan.

Antisipasi Bahaya Ini, Saat Berkendara di Musim Hujan
Berkendara saat hujan angin punya bahaya tambahan (Wilfridus Zenobius Kolo/JawaPos.com)

"Jadi antisipasi menjadi kunci utamanya. Bahaya dari bawah biasanya lubang jalan yang tertutup genangan air sehingga tidak terlihat pada saat melibasnya mungkin saja kendaraan limbung dan bisa celaka. Bahaya dari atas ya, bisa saja pohon yang tumbang atau bilboard di jalan. Jadi harus fokus pada keadaaan sekitar. Beda dengan berkendara pada musim panas, hanya ada bahaya kiri, kanan, depan dan belakang," kata Jusri saat berbincang dengan JawaPos.com, Minggu (9/12)

Agar perjalanan lebih aman pada musim hujan, Jusri menyarankan agar pengendara selalu menguikuti updating perkiraan cuaca yang biasa disiarkan radio atau aplikasi-aplikasi smartphone yang memberi informasi kondisi rute tempat yang dituju sehingga lebih aman bagi pengendara.

"Paling bijak adalah kita bisa memantau berbagai aplikasi tentang cuaca App selain radio ada ramalan cuaca,  periksa keadaan rutenya, ramalan cuacanya, sehingga kita mengetahui dengan pasti rute yang diambil aman atau tidak," terangnya.

Selain itu, ia menyarankan agar mereka yang berkendara pada saat hujan tidak berhenti tepat dibawah pohon atau bilborad jalan karena bisa saja itu menjadi bahaya saat ada hujan disertai angin. "Jangan berhenti tepat dibawa bilboard. berhenti lama di bilboard saat hujan badai atau angin kencang yang membuat banyak kejadian seperti yang kemarin di Bogor," ujarnya.

Ia menambahkan, kalau tidak ada keperluan mendesak untuk melakukan perjalanan sebaiknya berdiam diri di rumah atau di kantor. "Jangan jalan jika kondisi hujan angin, jika keperluan tidak mendesak. Kalaupun harus, segera berhenti di tempat tertentu atau tempat berteduh yang aman. atau menunda perjalanan itu.  Kalau dipaksa ya konsekuensinya bisa terjadi hal membahayakan. Jangan salahkan alam  yang salah bila terjadi sesuatu, karena kita yang kurang mengantisipasinya," pungkasnya.

Editor           : Saugi Riyandi
Reporter      : (wzk/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini