JawaPos Radar | Iklan Jitu

Perhatikan Ini agar Mobil Aman Melintasi Genangan Air

04 Desember 2018, 01:53:59 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Perhatikan Ini agar Mobil Aman Melintasi Genangan Air
Ilistrasi (Dok. Mitsubishi)
Share this

JawaPos.com - Beberapa hari terakhir eskalasi hujan deras mulai melanda Ibu kota dan beberapa wilayah lainnya. Biasanya hujan deras meninggalkan genangan air di jalan raya yang memperparah kemacetan lalu lintas. Pada kondisi ini, pengemudi kadang tak memiliki pilihan lain kecuali menerobosnya.

Pada saat menerobos banjir atau genangan inilah kewaspadaan diperlukan agar mobil tidak sampai macet atau mati total ditengah kubangan genangan air. Terkait hal itu, pihak Mitsubishi motor memberikan beberapa tips sederhana  untuk melintasi genangan. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan saat menerabas banjir dengan aman.

Pengemudi mesti memahami kondisi mobilnya sebelum memacu kendaraannya. Pahami  karakter dan kondisi mobil, serta seberapa dalam kira-kira genangan air yang ada di depan.

Biasanya yang takut menghadapi genangan air dan banjir adalah mobil-mobil seperti sedan atau city car karena tidak memiliki ground clearance yang cukup tinggi. Beda dengan SUV yang memang desain mobilnya memiliki ground clearance tinggi.

Mobil-mobil Mitsubishi Motors seperti  Pajero Sport sebenarnya sudah memiliki ground clearance yang cukup memadai. Tapi tetap saja, sebaiknya jika ada genangan air yang cukup tinggi lebih baik Anda mencari jalan lain. Namun jika tidak ada jalan lain, maka Anda harus memastikan filter udara tidak kemasukan air yang saat menerabas gelombang atau riak air

Kalau sampai filter udara terendam maka bisa menyebabkan water hammer. Water hammer itu kondisi dimana air masuk ke ruang pembakaran dan akan membuat mobil mati dan dalam kondisi tertentu bisa merusak mesin.

Selain itu, pastikan Anda melaju dengan kecepatan rendah dan gunakan gigi rendah pada transmisi manual dan 'pada transmisi otomatis saat menerabas banjir. Hindari juga posisi setengah kopling ataupun mengocok gas dalam genangan karena berpotensi menimbulkan gelombang atau riak air.

Jika ternyata ketinggian air melebihi batas aman dan menyebabkan mobil Anda mogok, maka jangan pernah untuk mencoba menyalakan mesin mobil lagi. Karena dikhawatirkan akan menyebabkan kerusakan yang lebih parah.

Kemudian jika berhasil melewati genangan air tersebut, segera periksa kondisi rem apakah tetap optimal dengan metode sederhana. Jalankan kendaraan dengan kecepatan rendah, sekitar 5 km/jam, injak pedal rem berkali-kali untuk memastikan kondisinya prima. Jika mobil tidak tersendat saat gas digentak maka mobil dalam kondisi aman untuk digunakan.

(wzk/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up