JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pilah-pilih Laher CVT, Cermati Kode Biar Enggak Salah Pilih

04 Juli 2018, 18:00:59 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Pilah-pilih Laher CVT, Cermati Kode Biar Enggak Salah Pilih
Ilustrasi laher boks CVT sepeda motor matic. (Teguh Jiwa Brata / JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sistem CVT memiliki beberapa laher. Salah satunya yaitu laher tutup CVT. Part skutik ini berperan untuk akselerasi putaran atas. Selain itu juga berfungsi sebagai penyangga. Ia berputar dengan rotasi sama cepatnya dengan putaran roda. Laher tutup CVT berbeda dengan laher sistem CVT yang lain, misalnya laher yang berada di gir boks. Apa saja perbedaan-perbedaan tersebut?

Laher tutup CVT dilengkapi dengan sil penutup yang dibuat dari pelat besi atau karet. Penutup seperti itu menjadi salah satu ciri khas laher yang dipasang dan diperuntukkan pada bagian sepeda motor yang berada di luar mesin. Berfungsi agar tidak mudah terkena kontaminasi. Misalnya debu, gram atau serbuk besi, dan air. Kontaminan yang mengendap pada laher telanjang atau tak bertutup sil akan mengendap. Kemudian mengganggu kinerja laher. Jadi pastikan laher yang dipasang di tutup CVT dilengkapi dengan sil.

Sementara itu, laher yang dipasang di dalam gir boks itu tidak dilengkapi dengan sil. Mengapa demikian? Selain karena terlindung dan tertutup, desain laher tidak ber-sil memungkinkan bola-bola laher bisa selalu dilumasi oleh oli. Oli bisa bebas bersirkulasi di antara bola-bola laher. Selain melumasi, oli juga berguna untuk mengusir panas sehingga bola-bola laher tidak mudah memuai. Perbedaan lain, laher gir boks umumnya memiliki angka clearance (C) lebih besar daripada laher yang dipasang di tutup CVT. Lalu apa sih C itu? Kepo Bro? Yuk kita kenali lebih intim laher CVT agar tidak salah pilih.

Informasi spesifikasi laher bisa disimak dari kode yang tercantum di badan laher tersebut. Laher yang dipasang di tutup CVT biasanya memiliki kode part 6002-10 2RS C3.  Melalui kode tersebut kita menjadi bisa tahu bahwa laher yang bersangkutan dilengkapi dengan dobel sil (2RS). Yang dimaksud 2RS yaitu double rubber seal. Nah, jika hanya dilengkapi 1 sil saja maka kodenya yaitu RS. Sedangkan jika penutupnya dibuat dari pelat logam maka kodenya yaitu 2Z. Beberapa laher bikinan Jepang, jenis penutupnya ditandai dengan huruf LLU dan hanya pihak pabrikan yang tahu hal tersebut.

Lantas apa yang dimaksud dengan angka 6002? Angka 6  menyatakan laher itu pakai tipe ball bearing (laher model bola). Untuk angka 0 menandakan seri dimensinya. Kemudian, angka 02 menunjukkan ukuran lingar dalam laher 15mm. Beberapa kode ukuran lingkar dalam laher yang lain yaitu 00 (10mm), 01 (12mm), 03 (17mm), 04 (20mm) dan 05 (25mm).

Kode lin yang biasanya juga tertera pada bearing yaitu huruf C. Simbol ini menandai kerenggangan antara bola dan dinding punggung bagian dalam. C3 cocok untuk motor harian dan semakin besar angkanya maka berarti toleransi kerenggangan antar komponen bearing semakin besar pula. Seperti C3, jika digoyang lebih kocak dibandingkan C2.

Angka kerenggangan tercantum dari C2, tanpa tanda (kosong) hingga C5. Motor dengan putaran mesin tinggi sebaiknya menggunakan laher dengan kerenggangan C5. Karena temperatur motor balap jauh lebih tinggi dibanding motor harian. Saat suhu memuncak maka bola-bola memuai dan posisi menggelinding menjadi pas serta tidak sampai macet.

Lalu apa bedanya antara laher aftermarket dengan laher standar? Menurut penuturan Bowi, mekanik di bengkel KRS Vespa Servizio, Cileduk, Tangerang, Jawa Barat, perbedaan terletak pada bahan pembuatnya. “Laher after market dibuat dari bahan yang lebih tahan panas, dan lebih kuat,” tuturnya.

SKF salah satu merek laher aftermarket. Leher ini dibuat dengan baja tahan karat, elemen rolling dengan baja kadar kromium tinggi. Laher standar dibuat dengan baja yang mampu bertahan pada suhu 120 – 200 ° C. Baja yang digunakan untuk membuat laher mengandung 15 karbon, dan 1,5% kromium. Baja jarbon-kromium memiliki kestablian yang bagus.

(tjb/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up