Hindari Tiga Hal Ini Agar Mobil Cepat Laku di Pasar Mobkas

02/09/2018, 18:51 WIB | Editor: Mohamad Nur Asikin
Ilustrasi deretan mobil bekas yang siap dijual (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com – Pasar mobil bekas (mobkas) dipengaruhi oleh banyaknya peluncuran mobil baru dari dari model yang sama diberbagai produk di Indonesia. Pemilik mobil yang ingin naik kelas atau mendapatkan mobil terbaru, kerap memanfaatkan marketplace mobkas untuk menjual mobilnya.

Pasar mobkas sendiri sangat unik. Ada model, tipe dan brand tertentu yang bisa laku terjual dengan cepat. Sebaliknya ada juga mobil yang lama terjual karena minim peminat. Padahal sebenarnya mobil-mobil tersebut sudah melewati tahap seleksi dan pemeriksaan yang ketat dari tim internal dealer mobkas.

Ardyanto Alam, CEO Garasi.id menyebutkan ada berbagai faktor yang memengaruhi sebuah mobil yang ada di listing penjualan situs jual beli mobil bisa cepat terjual atau justru sangat lama karena sepi peminat.

Ilustrasi deretan mobil bekas yang siap dijual (Istimewa)

Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi mobil yang dijual di situs jual beli lama terjual. Pertama, mobil dari merek yang bukan dicari masyarakat pada umumnya. Masyarakat biasanya mencari merek mobil yang terkenal dengan layanan purna jual yang baik.

“Kecenderungan masyarakat Indonesia adalah mencari mobil dengan merek yang terkenal dengan kemudahan seperti mudahnya mendapatkan suku cadangnya, banyak bengkel perawatannya dan mudah menjualnya kembali, Biasanya brand yang sudah familiar dan dipakai banyak orang,” kata Ardyanto beberapa waktu lalu di Jakarta.

Kedua, ekspektasi harga. Orang sering bertanya ‘mau jual mobil berapa? Atau beraninya berapa? Artinya harga yang ditawarkan biasanya mempengaruhi cepat atau lambatnya orang meminang mobil tersebut.

“Misalnya mobil yang dijual velue-nya di pasar Rp 250 juta, namun karena alasan mpribadi bahwa mobil ini spesial karena banyak memberikan momen berharga bagi pemilik kemudian ditawarkan dengan harga Rp 280 juta. Siapa yang mau beli?,” ujarnya.

Ketiga, kondisi bodi mobil, tahun mobil dan kilometer mobil. Biasanya bodi mobil yang kinclong dan mulus, tahun pembelian yang muda dengan kilometer yang rendah cenderung menjadi incaran. Karena mobil dengan bodi yang mulus dengan kilometer yang rendah tentu masih memiliki mesin yang mulus.

“Para pembeli mobil bekas saat ini sudah pintar. Mereka akan mempertimbangkan, mobil yang akan dijual itu tahun berapa, kilometernya berapa dan termasuk kemulusan bodinya seperti apa. Biasa kalau tahunnya muda, kilometernya rendah dan bodinya masih mulus cenderung lebih cepat jadi incaran,” tukasnya.

Untuk itu bagi mereka yang ingin menjual mobil di pasar mobkas perlu mempertimbangkan hal-hal di atas agar mobil Anda tidak terlampau lama berada di listing sale car karena terbentur hal-hal diatas.

(wzk/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi